Milenianews.com, Bogor– Rabu, 22 April 2026 di SMAN 7 Kota Bogor menjadi momentum penting bagi dunia pendidikan. Cabang Dinas Pendidikan wilayah II memperingati Hari Bumi yang diinisiasi oleh MKKS SMA/SMK/SLB Kota Bogor. Kegiatan tersebut melibatkan Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah, tamu undangan dari Dewan pendidikan dan Tim Bank BJB serta siswa dari beberapa sekolah di kota Bogor. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh makna, menghadirkan kolaborasi antara seni, edukasi, dan aksi nyata berupa penanaman pohon dalam menjaga lingkungan.
Sejak pagi hari, suasana telah terasa hangat dengan iringan musik degung yang menyambut para tamu undangan. Nuansa tradisional tersebut menjadi pembuka yang menenangkan sekaligus memperkuat identitas lokal dalam kegiatan bertema global ini. Rangkaian acara diawali dengan pembacaan puisi oleh siswa, yang menyuarakan kepedulian terhadap kondisi bumi. Setiap bait yang disampaikan menggambarkan refleksi generasi muda terhadap lingkungan, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya menjaga alam sebagai bagian dari kehidupan. Kemeriahan berlanjut melalui penampilan angklung yang menghadirkan harmoni nada dan kekompakan antarpemain. Penampilan ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga simbol keseimbangan antara manusia dan alam yang harus terus dijaga.

Dilanjutkan pada acara inti berupa arahan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II, Dr. Ervin Aulia Rachman, S.E., M.Si., M.Ed. Ia menegaskan bahwa peran penting dunia pendidikan dalam membangun kesadaran lingkungan.
“Sekolah sebagai tempat peradaban memiliki tanggung jawab besar dalam menanamkan nilai-nilai keberlanjutan dan menjaga alam kepada peserta didik sejak dini,” ujarnya.
Kemudian dukungan juga hadir dari Ketua Dewan Pendidikan Kota Bogor Drs. Rudi Suryanto, M.M. Ia menyampaikan bahwa di momen hari bumi ini menjaga kelestarian alam dan budaya bangsa menjadi hal terpenting dalam pendidikan.
Acara dilanjutkan dengan kegiatan pentas teater dari SMAN 5 Bogor. Alur cerita yang menggugah, siswa mampu menyampaikan pesan tentang dampak kerusakan lingkungan serta pentingnya peran manusia dalam menjaga kelestarian bumi.
Puncak kegiatan ditandai dengan aksi penanaman pohon yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari Kepala Cabang Dinad Pendidikan Wilayah II, Koordinator Pengawas Sekolah, Ketua Dewan Pendidikan Kota Bogor, Ketua FKSS SMA Kota Bogor, Perwakilan BJB, Pengawas sekolah, kepala sekolah, hingga siswa. Kegiatan ini menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga lingkungan serta wujud nyata dari edukasi yang telah disampaikan sepanjang acara.

Menurut Ketua MKKS SMA Kota Bogor, Yulianti Rosdian, M.Pd, “Kegiatan ini menguatkan kita untuk dapat mengubah cara pandang dari mengeksploitasi alam menjadi merawat dan menghormati Bumi sebagai “Ibu” yang memberi kehidupan.”
Kegiatan kemudian ditutup dengan ramah tamah yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, diiringi kembali oleh alunan musik tradisional. Momen ini menjadi ajang mempererat hubungan antarsekolah sekaligus memperkuat sinergi dalam membangun pendidikan yang berkelanjutan.
Secara keseluruhan, peringatan Hari Bumi ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga sarana edukasi yang efektif dan inspiratif. Melalui kolaborasi dan partisipasi aktif dari berbagai pihak, kegiatan ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap bumi dapat ditanamkan melalui pendekatan yang kreatif, kontekstual, dan bermakna. Hari Bumi tahun ini menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Dari lingkungan sekolah, langkah kecil dapat dimulai untuk menciptakan perubahan besar bagi masa depan bumi.













