Milenianews.com, Jakarta – Industri Meeting, Incentive, Conference, and Exhibition (MICE) global tengah bergerak cepat—dan kali ini, bukan lagi soal skala acara, melainkan bagaimana teknologi mengubah cara event dirancang, dijalankan, hingga dialami.
Perubahan itu menjadi titik berangkat International Scientific Conference of MICE (ISCOMICE) 2026, yang akan digelar pada Senin, 8 Juni 2026 di Arion Suites Hotel Kemang, Jakarta Selatan. Mengusung tema “Empowering the Future of MICE Through Smart Technology, IoT, and Human-Centered Innovations”, forum ini mencoba membaca sekaligus merespons arah baru industri event berbasis teknologi.
Baca juga: ISCOMICE 2025 Tekankan Inovasi Berkelanjutan dalam Industri MICE dan Pariwisata
Di tengah percepatan digitalisasi, industri MICE tidak lagi berjalan dengan pola lama. Format hybrid—yang menggabungkan pengalaman daring dan luring—kini bukan sekadar alternatif, melainkan kebutuhan. Data menunjukkan, sekitar 72 persen penyelenggara event global telah mengadopsi pendekatan ini, membuka ruang partisipasi yang lebih luas sekaligus menuntut kesiapan teknologi yang semakin kompleks.
“Transformasi digital telah mengubah ekspektasi peserta terhadap sebuah event. Integrasi teknologi seperti IoT dan smart systems menjadi kunci dalam menciptakan pengalaman yang lebih adaptif dan interaktif,” ujar panitia ISCOMICE 2026 dalam keterangan rilis, Senin (20/4).
Dalam konteks inilah, ISCOMICE 2026 hadir bukan hanya sebagai forum akademik, tetapi juga sebagai ruang temu antara gagasan dan praktik. Konferensi yang diinisiasi oleh Program Studi MICE Politeknik Negeri Jakarta ini dirancang untuk mempertemukan akademisi dan praktisi industri dalam satu panggung dialog.
Sejumlah nama akademisi internasional dijadwalkan hadir, di antaranya Charles Arcodia, Khairiah Ismail, Judith Mair, serta Amran Hamzah. Kehadiran mereka diharapkan dapat memperkaya diskusi, terutama dalam menjembatani perspektif akademik dan kebutuhan industri yang terus berkembang.
Sesi pleno akan dikemas dalam format interaktif—bukan sekadar paparan satu arah, melainkan dialog yang mendorong pertukaran gagasan secara kritis. Akademisi, peneliti, praktisi, hingga pembuat kebijakan akan duduk dalam satu forum untuk membahas tantangan sekaligus peluang industri MICE di era teknologi cerdas.
Tak berhenti di sana, konferensi ini juga membuka ruang bagi presentasi makalah ilmiah melalui sesi paralel. Topik yang diangkat beragam, mulai dari business events, pemasaran dan teknologi, hingga pengelolaan destinasi dan venue. Semua mengarah pada satu benang merah: bagaimana teknologi dan inovasi berbasis manusia dapat berjalan beriringan dalam membentuk masa depan industri.
Di tengah dinamika tersebut, satu hal menjadi semakin jelas—transformasi industri MICE bukan lagi soal pilihan, melainkan keniscayaan. Teknologi seperti Internet of Things (IoT) dan smart systems bukan hanya memperluas jangkauan, tetapi juga mengubah ekspektasi peserta terhadap pengalaman event itu sendiri.
ISCOMICE 2026 masih membuka kesempatan bagi akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa untuk berpartisipasi melalui pengumpulan artikel penelitian hingga 30 April 2026 melalui laman resmi https://iscomice.id/. Forum ini diharapkan tidak hanya menjadi ruang diskusi, tetapi juga katalis bagi lahirnya inovasi dan kolaborasi baru.
Pada akhirnya, ISCOMICE 2026 menegaskan satu arah yang sulit diabaikan: masa depan industri MICE akan sangat ditentukan oleh kemampuan beradaptasi terhadap teknologi—tanpa kehilangan sisi manusia sebagai pusat dari setiap pengalaman event.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.













