Milenianews.com, Mata Akademisi– Sedikit informasi, mental block adalah istilah yang sering digunakan untuk menggambarkan suatu kondisi ketika seseorang mengalami kesulitan untuk memikirkan atau mengingat sesuatu. Padahal seharusnya mereka bisa memikirkan atau mengingatnya. Hal ini dapat terjadi dalam berbagai konteks, seperti ketika seseorang kesulitan untuk mengingat informasi yang telah mereka pelajari, atau ketika mereka merasa terhalang dalam menemukan solusi dari suatu masalah.
Kondisi semacam ini cukup berbahaya jika dilihat dari kacamata psikologi. Banyak ahli yang mendeskripsikan kondisi ini sebagai upaya untuk menolak sejumlah tindakan karena kurangnya rasa percaya diri. Pada seseorang yang terkena mental block, ada kemungkinan otak melakukan penolakan yang tentu saja tubuh akan bereaksi sehingga berakibat pada terhambatnya segala macam aktivitas, inovasi, dan motivasi. Ide sulit didapatkan ketika kita berada dalam kondisi ini.
Tipe-tipe Mental Block
Beberapa jenis di bawah ini yang mendominasi mental block yang terjadi pada remaja saat ini. Di antara tipe-tipe mental block di bawah ini, adakah gejala yang Anda rasakan saat ini?
- Self Doubt (Keraguan)
Mental block jenis ini adalah bentuk keraguan diri. Tentu saja ini adalah salah satu yang sangat berbahaya bagi para remaja saat ini. Karena dapat menurunkan performa seseorang dalam hal menunjukkan bakat. Biasanya orang yang memiliki tipe ini akan berpikir bahwa dirinya tidak dapat memenuhi kriteria yang seharusnya dapat ia capai. Contoh nyata ketika seorang remaja mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan pashionnya. Namun ia merasa bahwa hal tersebut akan berat jika ia kerjakan, karena tidak percaya bahwa ia akan menyelesaikan tugas tersebut di bawah tekanan.
- Comparison (Perbandingan)
Tipe mental block selanjutnya adalah comparison. Tipe ini dapat membuat seseorang terus-menerus membandingkan kemampuannya dengan kemampuan orang lain. Sehingga, menjadikan kesuksesan orang lain sebagai salah satu ancaman bagi dirinya. Hal ini sering terjadi di dalam organisasi/magang ketika seseorang merasa tidak ada satupun kesempatan yang tersisa. Oleh karena itu, tipe ini cukup berbahaya, terutama bagi para remaja Fresh Graduate yang sedang mencari pekerjaan.
- Fixed Mindset (Pola pikir yang tetap)
Jenis mental block yang terakhir adalah pola pikir yang tetap. Hal ini biasanya ia terlalu optimis untuk dapat menjalani di 1 bidang yang ia kuasai sedangkan bidang lain ia merasa tidak kompeten. Mental block ini dapat menghambat pola pikir seseorang dan dapat terjadi pada orang yang memiliki rasa percaya diri yang berlebihan. Hal ini dikarenakan ia akan terus-menerus berpikir sebagai orang yang paling hebat dan tidak dapat dikalahkan. Kemungkinan terburuk jika seseorang mengalami mental block jenis ini adalah mereka akan menganggap kekalahan sebagai hal yang paling memalukan.
Tips Mengatasi Mental Block
Masih banyak lagi jenis mental block yang umum kita rasakan dalam kehidupan kita masing-masing. Untuk mengatasi mental block, beberapa tips yang dapat membantu antara lain:
- Beristirahatlah sejenak. Terkadang, beristirahat dapat melepaskan pikiran negatif kita dari tugas atau masalah yang sedang kita hadapi, yang dapat membantu kita mengatasi hal-hal buruk yang akan terjadi jika kita tidak beristirahat.
- Berolahraga. Aktivitas fisik dapat membantu meningkatkan aliran darah ke otak dan merangsang pemikiran kreatif. Hal ini dapat mengurangi tingkat stres dan melepaskan hormon kebahagiaan.
- Berlatih meditasi atau relaksasi. Hal ini dapat membantu meredakan stres dan membantu menjaga pikiran Anda tetap tenang saat mengambil keputusan.
- Cobalah pendekatan yang berbeda. Jika Anda terjebak dalam suatu masalah, cobalah untuk melihatnya dari sudut pandang yang berbeda atau mencari solusi alternatif.
- Bicaralah dengan seseorang. Melampiaskan atau berdiskusi dengan teman, keluarga, atau seorang profesional dapat membantu Anda mendapatkan wawasan baru dan mengatasi hambatan mental yang terjadi saat kita jarang berinteraksi.
- Catatlah ide-ide. Menuliskan ide atau pikiran Anda dapat membantu Anda mengatur pikiran dan mengatasi mental block.
Jika Anda mengalami hambatan mental yang parah atau berkepanjangan, penting untuk berkonsultasi dengan ahli kesehatan mental untuk mendapatkan dukungan dan bantuan yang tepat.
Penulis: Muhammad Nur Bintang Saputra, Mahasiswa STEI SEBI Depok, Prodi Managemen Bisnis Syariah







