News  

Gara-Gara Tumbler Rp300 Ribu, Petugas KAI Baru 3 Bulan Bertugas Dipecat

Petugas KAI Dipecat Tumbler

Milenianews.com, Jakarta – Seorang petugas PT Kereta Api Indonesia (KAI) bernama Argi resmi diberhentikan dari jabatannya setelah kasus hilangnya sebuah tumbler milik penumpang viral di media sosial. Drama ini berawal ketika seorang penumpang bernama Anita melaporkan tasnya yang tertinggal di kereta pada Senin (24/11/2025). Ia mengaku tas itu tertinggal karena kelalaiannya sendiri saat turun di Stasiun Rawa Buntu sekitar pukul 19.40 WIB.

Setelah laporan dibuat, petugas keamanan langsung berkoordinasi, dan tas tersebut akhirnya ditemukan di Stasiun Rangkasbitung. Keesokan harinya, Anita datang bersama suaminya untuk mengambil tas itu. Mereka ikut memeriksa ke ruangan Walka, tapi di situlah masalah muncul salah satu barang di dalam tas, yaitu tumbler seharga sekitar Rp300 ribu, dinyatakan raib.

Baca juga: Kisah Tumbler KRL: Berawal Receh, Berakhir Tidak Se-receh Itu

Merasa kecewa dan nggak puas, Anita membagikan pengalamannya melalui Threads. Postingan itu langsung ramai, diserbu komentar dan opini warganet yang mempertanyakan gimana sebenarnya prosedur penanganan barang tertinggal di layanan kereta api. Nama Argi pun ikut terseret.

Argi menegaskan tidak terlibat dalam kehilangan barang

Argi, petugas yang menerima tas tersebut saat serah terima, akhirnya buka suara. Ia dengan tegas membantah tudingan bahwa dirinya mengambil barang itu. “Demi Allah, bukan saya,” katanya. Argi mengungkapkan kondisi stasiun sedang ramai, jadi ia nggak sempat memeriksa isi tas saat menerima barang dari sekuriti. Sebagai wujud tanggung jawab, Argi bahkan menawarkan mengganti tumbler yang hilang dan mengirimkan bukti pemesanan tumbler baru sebagai itikad baik.

Namun, setelah kasus ini makin melebar dan jadi perbincangan panas di medsos, KAI mengambil langkah tegas: Argi diberhentikan dari jabatannya. Padahal, ia baru bertugas tiga bulan. Keputusan ini memicu reaksi beragam dari publik. Ada yang menilai langkah KAI terlalu terburu-buru, sementara sebagian lainnya menilai perlu ada evaluasi serius soal SOP penanganan barang tertinggal di lingkungan KAI.

Baca juga: PT KAI beri Potongan Harga Tiket KA Jarak Jauh menyambut Libur Idul Adha

Sampai sekarang, KAI belum memberikan penjelasan rinci soal hasil pemeriksaan internal maupun alasan detail di balik pemecatan Argi. Publik pun masih menunggu klarifikasi resmi, apalagi banyak pertanyaan muncul terkait transparansi investigasi dan perlindungan bagi petugas yang bekerja di lapangan.

Kasus ini masih terus jadi bahan obrolan hangat di media sosial. Selain soal tumbler, peristiwa ini juga memicu diskusi lebih luas mengenai standar operasional layanan publik, terutama dalam menangani barang temuan dan komunikasi dengan penumpang.

Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube Milenianews.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *