News  

BMH Resmikan Sumur Bor Ke-279 di Jawa Timur, 365 Santri Ponpes Al Harun Kediri Kini Nikmati Air Bersih

BMH Jawa Timur meresmikan sumur bor ke-279 di Jawa Timur yang berlokasi di Pondok Pesantren Al Harun, Dusun Ringinrejo, Desa Grogol, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, Selasa (21/7/2026). (Foto: Dok BMH)

Milenianews.com, Kediri— BMH Jawa Timur kembali merealisasikan program wakaf air bersih dengan meresmikan sumur bor ke-279 di Jawa Timur yang berlokasi di Pondok Pesantren Al Harun, Dusun Ringinrejo, Desa Grogol, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, pada Selasa (21/7/2026).

Peresmian sumur bor ini menjadi wujud komitmen BMH dalam menghadirkan akses air bersih bagi pesantren di berbagai wilayah Jawa Timur. Sebanyak 365 santri di Pondok Pesantren Al Harun kini dapat memanfaatkan sumber air bersih yang lebih layak untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari mandi, mencuci, berwudhu, hingga menunjang aktivitas belajar dan ibadah.

Program wakaf sumur bor ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi pesantren dalam memenuhi kebutuhan air bersih sekaligus mendukung terciptanya lingkungan belajar yang sehat dan nyaman.

Pengasuh Pondok Pesantren Al Harun, KH. Abdul Qodir Junaidi, menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya program tersebut.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada BMH dan seluruh donatur yang telah menghadirkan sumur bor di pesantren kami. Bantuan ini sangat berarti bagi para santri dan menjadi amal jariyah yang manfaatnya akan terus dirasakan dalam jangka panjang. Semoga Allah membalas seluruh kebaikan para donatur dengan pahala yang berlipat ganda,” tuturnya.

Imam Muslim, Kepala Divisi Program dan Pemberdayaan BMH Jawa Timur, mengatakan bahwa setiap pembangunan sumur bor merupakan ikhtiar menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi umat.

Baca Juga : Senyum Bahagia Santri, BMH Resmikan Sumur Bor Ke-280 di Ponpes Al Qudsiyah Putri

“Alhamdulillah, peresmian sumur bor ke-279 ini merupakan amanah dari para donatur yang terus kami salurkan kepada pesantren dan masyarakat yang membutuhkan. Dampak program ini diharapkan mampu menyediakan akses air bersih yang layak bagi ratusan santri, meningkatkan kualitas kesehatan dan sanitasi lingkungan pesantren, mendukung kelancaran aktivitas ibadah serta pendidikan, dan menjadi amal jariyah yang manfaatnya terus mengalir bagi seluruh donatur,” ujarnya.

Hingga Juli 2026, BMH Jawa Timur telah merealisasikan 279 titik sumur bor di berbagai daerah. Program ini menjadi salah satu ikhtiar BMH dalam menghadirkan solusi atas kebutuhan air bersih bagi pesantren, masjid, dan masyarakat di wilayah yang mengalami keterbatasan akses air, sehingga semakin banyak penerima manfaat yang dapat merasakan keberkahan dari amanah para donatur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *