Milenianews.com, Surabaya— Semangat kolaborasi dan kepedulian mewarnai peringatan Lebaran Yatim 1448 Hijriah di Jawa Timur. BMH Jawa Timur bersama Forum Zakat (FOZ) Jawa Timur, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, serta puluhan Lembaga Amil Zakat (LAZ) bersinergi menyalurkan 35.835 bingkisan Lebaran Yatim kepada anak yatim, piatu, dhuafa, dan penyandang disabilitas yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur.
Puncak kegiatan diselenggarakan di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Kamis (25/6/2026). Sebanyak 115 anak yatim dan penyandang disabilitas menerima bantuan secara simbolis berupa paket sembako, perlengkapan sekolah, dan santunan.
Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Kanwil Kementerian Agama Jawa Timur, pengurus FOZ Jawa Timur, BAZNAS, pimpinan Lembaga Amil Zakat, serta berbagai mitra yang mendukung terselenggaranya program Lebaran Yatim.


Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antarlembaga mampu menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Melalui semangat gotong royong, ribuan anak yatim di berbagai daerah dapat merasakan kebahagiaan dan perhatian pada momentum 10 Muharram yang dikenal sebagai Lebaran Yatim.
Baca Juga : Senyum Muharram Bersama BMH, Anak Yatim Dhuafa di Pamekasan Terima Santunan dan Bingkisan
Imam Muslim, Kepala Divisi Program dan Pemberdayaan BMH Jawa Timur, menyampaikan bahwa kolaborasi merupakan kunci dalam memperluas manfaat program sosial bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, BMH dapat menjadi bagian dari gerakan kolaborasi bersama FOZ Jawa Timur, BAZNAS, Kementerian Agama, dan seluruh Lembaga Amil Zakat dalam menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim. Dampak program ini tidak hanya memberikan bantuan berupa bingkisan dan santunan, tetapi juga menghadirkan rasa kasih sayang, kepedulian, serta semangat kebersamaan sehingga semakin banyak anak yatim yang merasakan perhatian dari masyarakat di momentum Muharram,” ujarnya.
Melalui sinergi yang terus diperkuat, BMH Jawa Timur berharap gerakan kolaborasi kemanusiaan seperti ini dapat terus berkembang sehingga manfaat zakat, infak, sedekah, dan wakaf semakin luas dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.














