News  

Alhamdulillah, BMH Resmikan Sumur Bor ke-274 di Jawa Timur, Santri dan Warga Bondowoso Kini Nikmati Air Bersih

BMH Jawa Timur meresmikan sumur bor ke-274 di Jawa Timur di Pondok Pesantren Uswatun Hasanah, Desa Sumber Anyar, Dusun Kebundara, RT 01 RW 01, Kecamatan Jambesari, Kabupaten Bondowoso,  Kamis (25/6/2026). (Foto: Dok BMH)

Milenianews.com, Bondowoso— BMH Jawa Timur kembali menghadirkan kebahagiaan melalui program wakaf air bersih dengan meresmikan sumur bor ke-274 di Jawa Timur di Pondok Pesantren Uswatun Hasanah, Desa Sumber Anyar, Dusun Kebundara, RT 01 RW 01, Kecamatan Jambesari, Kabupaten Bondowoso,  Kamis (25/6/2026).

Peresmian sumur bor ini menjadi solusi atas kebutuhan air bersih bagi santri, pengurus pesantren, dan masyarakat sekitar yang selama ini mengalami keterbatasan akses air untuk kebutuhan sehari-hari maupun ibadah.

Sebelum adanya sumur bor, para santri dan warga harus berjalan sekitar 1 kilometer menuju sungai untuk mengambil air bersih yang digunakan untuk bersuci, berwudhu, mandi, mencuci, serta berbagai kebutuhan harian lainnya. Kondisi tersebut tentu membutuhkan tenaga dan waktu, terutama saat musim kemarau.

Pengasuh Pondok Pesantren Uswatun Hasanah, KH. Bukhori Baidawi, menyampaikan rasa syukur atas hadirnya program wakaf sumur bor di lingkungan pesantren.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada BMH dan seluruh donatur yang telah membantu menghadirkan sumur bor di pesantren kami. Kini para santri dan masyarakat tidak lagi harus berjalan jauh untuk mendapatkan air bersih. Semoga Allah membalas setiap kebaikan para donatur dengan pahala yang terus mengalir,” tuturnya.

Salah seorang santri, Rafan Ghifari Abdullah, juga mengungkapkan kebahagiaannya.  “Terima kasih kakak-kakak BMH dan para donatur. Sekarang kami lebih mudah mendapatkan air untuk berwudhu, mandi, dan kebutuhan sehari-hari. Kami sangat senang dan bersyukur,” ujarnya.

Baca Juga : Alhamdulillah, BMH Resmikan Sumur Bor Ke-273 di Jawa Timur, Santri Ponpes Miftahul Huda Kini Nikmati Air Bersih

Imam Muslim, Kepala Divisi Program dan Pemberdayaan BMH Jawa Timur, mengatakan bahwa program wakaf sumur bor merupakan bentuk ikhtiar BMH dalam menghadirkan solusi berkelanjutan bagi daerah yang mengalami keterbatasan akses air bersih.

“Alhamdulillah, peresmian sumur bor ke-274 ini kembali menjadi bukti amanah para donatur yang terus menghadirkan manfaat bagi umat. Dampak program ini diharapkan mampu mempermudah akses air bersih bagi santri dan masyarakat, meningkatkan kualitas kesehatan dan sanitasi, mendukung kekhusyukan ibadah, memperlancar aktivitas belajar di pesantren, serta menghadirkan kebahagiaan dan harapan baru bagi penerima manfaat,” ujarnya.

BMH Jawa Timur terus berkomitmen memperluas program wakaf sumur bor ke berbagai pelosok yang mengalami krisis air bersih. Melalui dukungan para donatur, semakin banyak pesantren dan masyarakat dapat menikmati akses air bersih yang layak sebagai sumber kehidupan dan keberkahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *