Tetap Jadi Teller Bank dan Raih IPK 4.00, Damayanti Jadi Wisudawan Terbaik UNM

Wisudawan Terbaik

Milenianews.com — Pagi itu, aula wisuda di Gedung Pewayangan Kautaman dipenuhi wajah bahagia. Toga hitam, senyum haru, dan kilatan kamera menjadi pemandangan yang akrab dalam prosesi wisuda Universitas Nusa Mandiri pada Kamis (23/4). Namun, di antara ratusan wisudawan, ada satu nama yang mencuri perhatian: Damayanti Diah Pratiswari.

Mahasiswi Program Studi S1 Informatika itu berhasil meraih predikat wisudawan terbaik dengan IPK sempurna 4.00. Yang membuat kisahnya semakin menarik, Damayanti tidak menjalani kuliah sebagai mahasiswa penuh waktu biasa. Di sela tugas akademik, ia juga bekerja sebagai teller di Bank Mandiri.

Kuliah dan Kerja Jalan Bersama

Bagi banyak mahasiswa, membagi waktu kuliah saja sudah terasa melelahkan. Namun Damayanti memilih jalur yang lebih menantang. Ia harus menyeimbangkan tuntutan pekerjaan dengan tugas akademik yang tidak sedikit.

Meski begitu, ia tidak membiarkan kesibukan menjadi alasan untuk menyerah. Damayanti memilih disiplin sebagai pegangan utama.

“Kunci utamanya adalah tetap disiplin, konsisten, dan tidak mudah menyerah dalam menjalani proses,” ujarnya.

Ia mengakui tantangan terbesar selama kuliah datang dari pengaturan waktu. Jadwal kerja dan perkuliahan sering kali bertabrakan. Namun, ia mencoba mengelola semuanya dengan menentukan prioritas secara jelas.

“Saya berusaha mengatur waktu sebaik mungkin agar keduanya tetap berjalan optimal,” katanya saat wawancara eksklusif, Jumat (24/4).

Baca juga: Dosen UNM Gelar Workshop Instagram Analytics untuk Dukung UMKM Go Digital

Bukan Sekadar Mengejar Nilai

Damayanti tidak hanya fokus mengejar angka akademik. Ia juga mencoba membawa ilmu dari ruang kelas ke dunia kerja.

Selama bekerja, ia aktif mengembangkan kemampuan komunikasi dan problem solving. Menurutnya, keterampilan itu sangat penting untuk menghadapi dinamika dunia profesional yang terus berubah.

Baginya, kuliah bukan hanya tentang lulus dengan nilai tinggi. Pendidikan juga harus mampu membentuk cara berpikir dan kemampuan beradaptasi.

Ia pun membagikan pesan sederhana kepada mahasiswa lain yang ingin berprestasi.

“Tetap konsisten, jangan menunda pekerjaan, dan selalu berusaha memberikan yang terbaik dalam setiap kesempatan,” tuturnya.

Bukti Mahasiswa Bisa Berkembang di Dua Dunia

Kisah Damayanti menjadi gambaran bahwa mahasiswa tetap bisa berkembang di tengah padatnya aktivitas kerja. Dengan disiplin dan manajemen waktu yang baik, tekanan justru bisa berubah menjadi motivasi.

Keberhasilannya sekaligus memperkuat komitmen Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis dalam mencetak lulusan yang adaptif dan siap bersaing di dunia kerja.

Di tengah banyaknya cerita tentang sulitnya membagi fokus antara kuliah dan pekerjaan, Damayanti hadir dengan bukti berbeda. Bahwa perjuangan memang tidak selalu mudah, tetapi tetap mungkin dijalani.

Dan terkadang, hasil terbaik lahir bukan dari waktu yang longgar, melainkan dari tekad yang terus dijaga.

Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *