Barcelona Juara Liga Spanyol 2025/2026 setelah Bungkam Real Madrid 2-0

Milenianews.com, Jakarta – Bagi Fans Madrid ga ada yang lebih menyakitkan selain kalah di El Clasico sambil menyaksikan rival langsung pesta juara di depan mata sendiri. Dan itulah nasib yang kembali dialami Real Madrid ketika mereka tumbang 0-2 dari FC Barcelona di Spotify Camp Nou, Senin (11/5) dini hari WIB di Liga Spanyol 2025/2026.

Ironisnya, musim ini Madrid sempat terlihat seperti kandidat kuat juara. Tetapi seperti kebiasaan beberapa tahun terakhir, mereka mendadak kehilangan arah justru ketika kompetisi memasuki fase paling menentukan. Sementara Barcelona? Mereka tetap berjalan tenang sambil perlahan mengambil alih semuanya.

Baca juga: Estevao Bersinar, Chelsea Libas 10 Pemain Barcelona 3-0 di Liga Champions

Jalannya Pertandingan El Clasico 

Laga berlangsung dalam suasana emosional. Para pemain Barcelona mengenakan ban hitam dan mengheningkan cipta sebagai bentuk penghormatan atas wafatnya ayah pelatih Hansi Flick beberapa jam sebelum pertandingan.

Bahkan di tengah suasana duka, pertandingan tetap berjalan dengan intensitas penuh. Dan Barcelona tetap tampil seolah tidak punya tombol rem.

Sejak menit awal, FC Barcelona langsung menekan. Mereka bermain agresif, cepat, dan tajam persis seperti orang yang tahu rivalnya sedang rapuh.

Gol pertama datang lewat Marcus Rashford. Penyerang yang musim ini menjelma seperti proyek “barang gagal Premier League yang ternyata sukses besar di Spanyol” itu membuka keunggulan Barcelona dan membuat Camp Nou bergemuruh.

Tak lama kemudian, Ferran Torres menggandakan skor.  Skor 2-0 bertahan hingga peluit akhir.

Kemenangan itu membuat Barcelona unggul 14 poin di puncak klasemen dengan tiga laga tersisa jarak yang bahkan mustahil dikejar dengan bantuan kalkulator paling optimistis sekalipun. Gelar Liga Spanyol ke-29 resmi menjadi milik mereka.

Ini juga menjadi musim kedua beruntun Barcelona menjadi juara di bawah Hansi Flick. Sebuah pencapaian yang memperlihatkan bahwa proyek Flick bukan sekadar kebetulan sesaat.

Dan lucunya, di awal musim banyak yang meragukan Barcelona. Mereka sempat tertinggal lima poin dari Madrid. Permainan naik turun. Pertahanan goyah. Kritik berdatangan dari segala arah seperti notifikasi pinjaman online. Tetapi Barcelona perlahan bangkit.

Barcelona Kembali Jadi Mesin Gol

Musim ini, Barcelona tampil seperti mesin yang lupa cara berhenti mencetak gol. Mereka sudah mengoleksi 91 gol dari 35 pertandingan angka yang menjelaskan mengapa banyak lawan lebih dulu panik bahkan sebelum kickoff dimulai.

Catatan mencetak gol dalam 55 pertandingan beruntun di semua kompetisi juga memperlihatkan betapa konsistennya tim ini. Meski gagal berbicara banyak di Eropa, dominasi domestik Barcelona tetap sulit dibantah.

Baca juga: Real Madrid Berhasil Taklukkan Alaves dengan Skor 2-1

Flick dan Barcelona yang Kembali Menakutkan

Sejak datang pada 2024, Hansi Flick sudah mempersembahkan lima trofi untuk Barcelona. Jumlah yang membuat banyak pendukung mulai percaya bahwa era baru benar-benar dimulai di Camp Nou.

Yang paling berbahaya dari Barcelona musim ini sebenarnya bukan cuma kualitas pemainnya. Tetapi mental mereka. Mereka sempat tertinggal. Sempat diragukan. Sempat goyah. Namun mereka tetap kembali.

Dan ketika Barcelona mulai konsisten, Liga Spanyol biasanya berubah menjadi tempat yang membosankan bagi rival-rivalnya.

Karena pada akhirnya, El Clasico kali ini bukan sekadar pertandingan. Ia berubah menjadi pengumuman resmi bahwa Barcelona kembali memegang kendali sepak bola Spanyol sementara Madrid lagi-lagi hanya kebagian peran sebagai penonton paling frustrasi di pesta rival abadinya sendiri.

Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *