Milenianews.com, Singapura– Rombongan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) RI melakukan kunjungan kerja ke INSEAD Business School Singapore, Singapura, Sabtu, 9 Mei 2026. Kunjungan ini dipimpin oleh Dr. KH. M. Dawud Arif Khan, M.Si selaku Anggota Pengawas BPKH sekaligus Wakil Rektor II Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta.
Dalam rombongan tersebut turut hadir Anggota Dewan Pengawas BPKH Heru Muara Sidik, Ak., M.M., Anggota BPKH bidang Investasi Harry Alexander, S.H., M.H., LLM., serta Deputi Bidang Investasi Dr. Juni Suprianto, M.Si., M.Ak. Kehadiran jajaran strategis BPKH ini menegaskan keseriusan lembaga dalam memperkuat kapasitas dan jejaring internasional demi peningkatan tata kelola keuangan haji yang modern dan akuntabel.

Pertemuan berlangsung di kampus INSEAD yang berlokasi di kawasan Knowledge Hub, tepatnya di Ayer Rajah Avenue and North Buona Vista Road, Singapura. INSEAD, khususnya kampus Singapura, secara konsisten diakui sebagai salah satu sekolah bisnis top dunia dan menjadi rujukan penting bagi para pemimpin serta profesional lintas negara.
Berdasarkan pemeringkatan tahun 2026, INSEAD menempati peringkat ke-4 dunia untuk kategori bidang manajemen/bisnis menurut QS World University Rankings by Subject. Untuk program MBA global, INSEAD berada di papan atas: menempati peringkat ke-2 dunia dalam Financial Times Global MBA Ranking 2026 dan meraih peringkat pertama dalam International MBA Ranking 2025–2026 versi Poets & Quants. Pencapaian ini menegaskan reputasi INSEAD sebagai lembaga pendidikan bisnis yang unggul dalam kualitas akademik, kekuatan jaringan global, dan relevansi kurikulum dengan kebutuhan dunia usaha modern.
Rombongan BPKH diterima oleh Ambar Widiastuti dari INSEAD Singapura, yang menjabat sebagai Assistant Director untuk Client Relations di divisi Executive Education. Dalam peran tersebut, ia bertanggung jawab mengelola hubungan dengan para klien korporasi dan merancang keterlibatan mereka dalam berbagai program pendidikan eksekutif.

“Suasana pertemuan berlangsung hangat dan konstruktif, dengan diskusi yang terarah pada upaya memperkuat kapasitas pengelolaan dana haji melalui pemanfaatan keahlian dan ekosistem pembelajaran yang dimiliki INSEAD,” kata Dr. KH. M. Dawud Arif Khan, M.Si.
Dalam dialog tersebut, kedua belah pihak membahas peluang kerja sama di bidang riset dan capacity building, khususnya yang dapat mendukung penguatan tata kelola, investasi, dan pengelolaan keuangan haji yang lebih profesional dan berkelanjutan. BPKH dan INSEAD juga menjajaki berbagai kemungkinan program pelatihan dan pengembangan kompetensi bagi para pengelola keuangan haji agar mampu merespons dinamika global yang terus bergerak cepat, baik dari sisi regulasi, pasar keuangan, maupun praktik terbaik internasional.
Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun jaringan yang kuat dengan mitra-mitra internasional, memperluas jejaring akademik dan profesional, sekaligus membuka ruang sinergi antara lembaga pengelola dana haji Indonesia dengan salah satu institusi pendidikan bisnis terkemuka di dunia. “Melalui kolaborasi yang erat dan berkelanjutan, BPKH berharap dapat mewujudkan pengelolaan dana haji yang semakin transparan, aman, optimal, dan memberi nilai tambah yang lebih besar bagi jamaah serta umat secara keseluruhan,” ujar Dr. KH. M. Dawud Arif Khan.












