Milenianews.com, Tangsel– Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) IIQ Jakarta menggelar pelatihan SPEKTRA (Strategi Penulisan & Publikasi Karya Ilmiah Terarah) sebagai upaya meningkatkan kemampuan mahasiswi dalam bidang penulisan dan publikasi karya ilmiah. Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua sesi, yaitu pada Sabtu, 18 April 2026 dan Jumat, 24 April 2026.
Kegiatan tersebut menghadirkan dosen IIQ Jakarta, Saepullah, S.Ag., M.A. Hum., sebagai pemateri. Pada sesi pertama, peserta diberikan pemahaman teoritis mengenai dasar-dasar dan langkah-langkah penulisan karya ilmiah, sedangkan pada sesi kedua, mahasiswi mulai diarahkan pada praktik penyusunan tulisan ilmiah secara langsung.
Baca Juga : Pendidikan sebagai Jalan Keselamatan Perempuan: Peran IIQ Jakarta
Dalam pemaparannya, Saepullah menjelaskan bahwa dalam penulisan ilmiah terdapat tiga rukun penelitian yang harus dipenuhi, yaitu tema, teori, serta objek atau subjek penelitian. Hal tersebut menjadi dasar penting agar sebuah karya ilmiah memiliki arah yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.
Ia juga menegaskan bahwa mahasiswa tidak seharusnya lulus hanya sebagai formalitas akademik, tetapi juga harus meninggalkan karya yang bernilai dan berdampak.
“Imu tidak cukup hanya dipahami, tetapi juga harus diperdebatkan secara akademik dan dituliskan agar dapat terus berkembang serta memberi manfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya.

Presiden DEMA IIQ Jakarta periode 2026-2027, Nichlatul Nujaba, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh banyaknya mahasiswi IIQ Jakarta yang memiliki potensi besar dalam bidang kepenulisan. Namun, potensi tersebut perlu diarahkan agar tidak hanya berhenti pada perlombaan, melainkan berkembang menjadi karya ilmiah yang terstruktur dan terpublikasi.
“Banyak mahasiswi IIQ Jakarta yang berpotensi dalam hal penulisan. Saya melihat mereka aktif dalam perlombaan dan kegiatan literasi lainnya. Pelatihan SPEKTRA ini kami hadirkan sebagai wadah agar kemampuan tersebut tidak hanya berhenti pada perlombaan, tetapi juga dapat diwujudkan dalam bentuk karya ilmiah yang terstruktur dan terpublikasi,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi pelatihan dalam dua sesi, tetapi juga menjadi titik awal lahirnya generasi mahasiswi IIQ Jakarta yang produktif, kritis, dan berani mempublikasikan hasil pemikirannya.
Melalui kegiatan SPEKTRA, DEMA IIQ Jakarta berkomitmen untuk terus mendorong budaya literasi dan publikasi ilmiah agar karya-karya mahasiswi tidak hanya dikenal di lingkungan kampus, tetapi juga mampu berkontribusi dalam dunia keilmuan yang lebih luas, khususnya dalam kajian Al-Qur’an dan keislaman.










