Milenianews.com,Bogor– Sekolah Dasar Islam Terpadu (SD IT) Dinamika Umat, Telaga Kahuripan, Bogor, Jawa Barat, menggelar Performance Day, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan tersebut diikuti 325 murid dari kelas I hingga kelas VI.
Kegiatan dipusatkan di panggung utama SIT Dinamika Umat, Model Sekolah Bersih Tanpa Cleaning Service, dimulai pukul 07.30 WIB sampai pukul 10.30 WIB. Dilanjutkan pengambilan raport Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS) Genap Tahun Ajaran 2025/2026.
Acara yang dihelat setiap tahun ini selalu mengangkat budaya Nusantara yang sangat beragam dan kaya. Seni tari tradisional dari beberapa provinsi yang ada di Indonesia dibalut kostum tari dari daerah asalnya.
Budaya dari Pulau Sumatera mulai dari Aceh ada Tari Bungong Jeumpa, Sumatera Utara ada Alusi Au. Sumatera Barat menampilkan Tari Dindin Badindin. Melayu Riau ada Tari Nirmala, Lancang Kuning, Selayang Pandang, dan Soleram.
Dari Pulau Jawa ada tari Tokecang asal Jawa Barat. Jawa Tengah ada Gundul-gundul Pacul dan Prau Layar. Sementara Jawa Timur ada Tari Jaranan. Untuk budaya Betawi, DKI Jakarta, ada Kicir Kicir dan Ondel Ondel.

Pulau Borneo atau Kalimantan menampilkan Paris Barantai. Dari Sulawesi Utara ada Tari Sipatokaan. Wilayah timur Indonesia ada Rasa Sayange dari Maluku dan Sajojo dari Papua.
Tak kalah menarik dan penampilan yang paling dinantikan adalah drama musikal ‘Biri-biri’ yang diambil dari film kartun Upin Ipin. Drama Bawang Merah dan Bawang Putih serta Tarian Kolosal Nusantara dan persembahan lagu Kepompong oleh seluruh murid kelas VI angkatan 14 menutup kegiatan hari itu.
Baca Juga : SD IT Dinamika Umat Gelar DU Camp 2025
Kepala SD IT Dinamika Umat, Asep Kusnadi, M.Pd.I, mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas terselenggaranya acara ini. ”Terima kasih kepada dewan guru dan orang tua murid yang sudah mendukung dan mensukseskan kegiatan ini.” kata Asep Kusnadi, seperti dalam rilis yang diterima Milenianews.com, Selasa, (21/4/2026).
Asep dalam sambutannya, ia berharap, seluruh orang tua murid menyaksikan dari awal hingga usai untuk memberi dukungan moril kepada anak-anak yang tampil di panggung. ”Kami mohon semuanya menyaksikan sampai tuntas karena anak-anak sudah latihan, perlu di support oleh kita,” ungkapnya.
Ayah empat anak ini melanjutkan, kehadiran orang tua untuk menyaksikan putra-putrinya tampil menjadi motivasi bagi anak untuk tampil maksimal di panggung. ”Anak-anak akan bangga ketika disaksikan oleh ayah ibunya. Tugas kita sama-sama men- support dan mudah-mudahan mereka semuanya senang.” tandas Asep.

Sementara itu, Ketua Yayasan Dinamika Umat (YDU), Dr. H. Hasan Basri Tanjung, MA., yang hadir didampingi Direktur Pendidikan dan Sumber Daya Insani YDU, Dr. Hj. Fatimah Sururi Hasan, M.Pd.I dan Sekretaris YDU, Difa Mahya Zahara Tanjung, MA., mengatakan dirinya sudah tidak sabar untuk menyaksikan penampilan murid SD yang sudah berlatih selama berbulan-bulan.
”Kami sudah tidak sabar menunggu penampilan anak-anak,” ucapnya.
Pak Tanjung, begitu sapaan akrabnya, memberikan apresiasi kepada semua pihak yang sudah mendukung kegiatan ini terutama dewan guru dan orang tua murid. ”Terima kasih kepada Bapak Ibu guru dan orang tua murid. Mari kita apresiasi mereka saat tampil karena sudah latihan berbulan-bulan. Hari ini kita berkumpul untuk memberikan apresiasi,”katanya.
Dosen UIKA Bogor ini mengatakan semua anak unggul dan memiliki prestasi di berbagai bidang. ”Semua anak berprestasi. Tidak ada satu anak pun yang tidak memiliki kelebihan. Semuanya unggul,” tandas HB Tanjung.













