Milenianews.com, Bogor– Bosowa School menggelar upacara pelepasan siswa peserta kegiatan Immersion, English Camp dan Homestay tahun 2026. Kegiatan tersebut diikuti siswa SMP dan SMA jaringan sekolah yang bernaung di bawah bendera Bosowa School, yakni Sekolah Bosowa Bina Insani (SBBI) Bogor, Sekolah Bosowa Al-Azhar Cilegon (SBAC), dan Bosowa School Makassar (BSM).
Upara pelepasan dilaksanakan di Sekolah Bosowa Bina Insani (SBBI), Bogor, Jumat (24/4/2026), dipimpin oleh Chief Academic Officer (CAO) Sekolah Bosowa Bina Insani, Haposan Andi Citra M.Pd. Acara tersebut dihadiri Deputy Head of Finance & Supporting, Adriyadi Lingga, Executive Principal, para PIC & Tim R & D , Principal SMP dan SMA Bina Insani, Pengurus Komite Sekolah (PABBI) SMP dan SMA Bina Insani, Dewan Guru & Staf Tata Usaha SMP dan SMA Bina Insani, para tamu undangan, dan siswa/i SMP & SMA Bina Insani.
Di awal acara, Head of Project & Development Bosowa School, Dedi Supriyadi S.Ag, M.Pd menyampaikan laporan singkat tentang kegiatan Immersion, English Camp, dan Homestay Bosowa School Tahun 2026. Ia mengutip data Word Economic Forum (2015) yang melakukan penelitian meta-analisis tentang keterampilan abad ke-21 di Pendidikan Dasar dan Menengah. “Hasilnya bahwa dibutuhkan keterampilan abad ke-21 yang terdiri dari 16 keterampilan dengan 3 kategori, yaitu: literasi dasar, kompetensi, dan kualitas karakter bagi para peserta didik usia pendidikan dasar dan menengah,” kata Dedi Supriyadi.

Ia menambahkan, sejalan dengan 4 pilar penyelenggaraan pendidikan di Bosowa School, yang terdiri dari: Kurikulum Nasional, Cambridge curriculum, Islamic studies, dan Literasi, maka dalam rangka membekali pengetahuan, keterampilan, dan penguatan karakter siswa/i Bosowa School diupayakan adanya kegiatan yang melibatkan mereka dalam sebuah pengalaman nyata di lapangan dalam konsep pembelajaran praktik yang syarat dengan muatan keterampilan abad 21, yaitu berfikir kritis, kreatif, komunikatif, dan kolaboratif.
Adapun kgiatan yang dmaksud adalah : (1) School Immersion Program, (2) English Camp, dan (3) Homestay.
Pertama, School Immersion Program diperuntukkan untuk siswa/i kelas 8 SMP dan 11 SMA. Kegiatan ini akan berlangsung selama 8 hari dari tanggal 25 April s.d. 2 Mei 2026, bertempat di Perth Australia. Kegiatan ini diikuti sebanyak 29 orang peserta, terdiri dari: 19 orang dari SMP BI, 4 orang dari SMA BBI, dan 6 orang dari SMA BSM. dengan total pendamping sebanyak 2 orang.
Kedua, English Camp diperuntukkan untuk siswa/i kelas 8 SMP. Kegiatan ini akan berlangsung selama 7 hari, dari tanggal 26 April s.d. 2 Mei 2026, bertempat di Hotel Radiant Lembang Bandung. Kegiatan ini akan diikuti sebanyak 113 orang peserta, terdiri dari: 87 orang dari SMP BI, dan 26 orang dari SMP BAC. dengan total pendamping sebanyak 8 orang.

Ketiga, Homestay diperuntukkan untuk siswa/i kelas XI SMA Bosowa School. Kegiatan ini akan berlangsung dari tanggal 27 April s.d. 6 Mei 2026, bertempat di Desa Wisata Pentingsari, Selain kegiatan Live in Bersama Masyarakat Desa Pentingsari, juga dilakukan kegiatan campus visit ke Universitas Gadjah Mada dan Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta, serta wisata Jogja. Kegiatan ini akan diikuti peserta sebanyak 119 orang, terdiri dari: 87 orang dari SMA BI, 17 orang dari SMA BAC, dan 15 orang dari SMA BSM, dngan total pendamping sebanyak 10 orang.
Kemampuan Adaptasi dan Jaga Shalat
Saat melepas peserta kegiatan Immersion, English Camp, dan Homestay, CAO Sekolah Bosowa Bina Insani, Haposan Andi Citra mengajak seluruh siswa untuk selalu bersyukur kepada Allah dengan cara meningkatkan ketakwaan. “Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa peserta program Immersion, English Camp dan Homestay, dan para orang tua yang telah mengizinkan anak mereka mengikuti kegiatan ini. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada para pengurus Komite Sekolah (PABBI) yang telah mendukung kegiatan ini,” kata Haposan Andi.
Ia menambahkan, kegiatan Immersion, English Camp dan Homestay merupakan momentum bagi para siswa untuk belajar beradaptasi sebagai kunci untuk menjadi warga global.
“Melalui acara ini, Bapak harap kalian mampu beradaptasi sebagai warga global. Beradaptasi dengan makanan, lingkungan, iklim, budaya masyarakat dan lain-lain. Hendaklah kalian fokus mengikuti kegiatan. Ingatlah, setiap tahun terjadi perubahan secara cepat. Kita semua, termasuk siswa dan guru, harus mampu beradaptasi terhadap perubahan. Karena, yang abadi adalah perubahan itu sendiri. Kata kuncinya adalah adaptasi. Jadi, jangan mengeluh, hadapi dan nikmatilah setiap keadaan,” kata Haposan Andi.

Di akhir sambutannya, Haposan Andi menyampaikan pesan kepada para siswa peserta program Immersion, English Camp, dan Homestay sebagai berikut:
“Pertama, sebelum berangkat melaksanakan kegiatan Immersion, English Camp dan Homestay, jangan lupa cium tangan orang tua, peluk hangat mereka, dan mohon doa mereka agar kegiatan kalian diridhoi Allah dan berjalan lancar,” ujarnya.
“Kedua, sesibuk apapun kegiatan di tempat Immersion, English Camp dan Homestay, jangan pernah meninggalkan shalat, jangan pernah melalaikan shalat,” tegas Haposan Andi.
Ia lalu memimpin doa: “Ya Allah, jagalah anak-anak kami yang akan melaksanakan kegiatan Immersion, English Camp, dan Homestay. Bimbinglah mereka untuk selalu menjaga shalat. Mudahkan segala urusan kami di Sekolah Bosowa Bina Insani. Berikan kesabaran kepada kami dalam mengajar dan mendidik anak-anak murid kami. Mudahkan dan lancarkan urusan semua orang tua murid kami.”













