Milenianews.com, Bogor– Mengawali Tahun Ajaran 2026/2027, Sekolah Bosowa Bina Insani, Bogor, menggelar kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), tanggal 15 sampai 21 Juli 2026. Kegiatan MPLS itu dilaksanakan oleh masing-masing unit, dari KB-TK, SD, SMP dan SMA.
Penanggung Jawab (PIC) of Student Affair/ Kesiswaan Bosowa School, Ustadz Isak Suratman M.Pd mengatakan, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) memiliki tujuan utama untuk membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang baru secara aman, nyaman, dan menyenangkan tanpa adanya praktik perpeloncoan.
“Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Bosowa Bina Insani (SBBI) Bogor memiliki karakteristik yang dirancang selaras dengan pilarnya, yaitu Smart, Islamic, Disciplined, Innovative, dan Competitive,” kata Isak Suratman, Rabu (15/7/2026).

Ia menyebutkan, berikut adalah beberapa ciri khas pelaksanaan MPLS di Sekolah Bosowa Bina Insani yang membedakannya dari sekolah lain:
1. Penekanan Kuat pada Aturan Zero Bullying dan Fun Learning.
“Pihak manajemen Bosowa School menekankan dengan sangat ketat bahwa MPLS harus menjadi pengalaman yang menyenangkan dan bebas dari perundungan (bullying),” ujarnya.
2. Pembiasaan Karakter Islami Sejak Hari Pertama.
“Sesuai dengan identitasnya sebagai sekolah yang bernafaskan Islam, rangkaian kegiatan MPLS sudah mengintegrasikan pembiasaan ibadah harian. Siswa baru langsung diajak mempraktikkan rutinitas harian sekolah, seperti: Pelaksanaan Shalat Dhuha bersama, dan Shalat fardhu berjamaah,” kata Isak.
- Ditutup dengan Talent Show / Unjuk Bakat.
“Sebagai penutup rangkaian kegiatan yang biasanya berlangsung selama 5 hari ini, diadakan acara keakraban di mana para siswa baru diberikan ruang untuk menampilkan bakat dan seni mereka. Hal ini bertujuan melatih kepercayaan diri serta membangun solidaritas angkatan baru sejak dini,” paparnya.

Isak menambahkan, berikut adalah ringkasan inti kegiatan MPLS Bina Insani berdasarkan fokus masing-masing unit:
KB-TK: Berfokus pada adaptasi emosional, kemandirian, dan pengenalan lingkungan sekolah melalui aktivitas bermain (Circle Time, bermain peran, jelajah fasilitas, dan pembiasaan makan sehat).
SD: Berfokus pada pembentukan karakter dasar, pengenalan akademik awal, dan pencegahan perundungan (shalat berjamaah, pengenalan huruf/angka/warna, materi Stop Bullying, serta proyek kreativitas 7 Kebiasaan Anak Hebat).
SMP: Berfokus pada kedisiplinan, organisasi, dan wawasan lingkungan/kebencanaan (latihan baris-berbaris bersama PPI Kota Bogor, sosialisasi OSIS/ekskul, pembuatan pojok literasi, serta materi agroklimat dan BNPB).
SMA: Berfokus pada wawasan kebangsaan, hukum, kesehatan mental, dan kesiapan akademik (sosialisasi kurikulum/kebijakan Disdik, edukasi bahaya narkoba dari BNN, tertib lalu lintas, sekolah siaga kependudukan, serta misi kelompok menjelajah sekolah).
“Persamaan di semua unit: Seluruh tingkat sekolah kompak menerapkan pembiasaan ibadah (doa pagi/shalat berjamaah) dan pengenalan lingkungan sekolah secara aktif,” kata Isak Suratman.

Upacara Gabungan
Kegiatan MPLS itu diawali dengan Upacara Gabungan yang diadakan di Lapangan SD Bina Insani, Rabu, 15 Juli 2026.
Upacara Gabungan itu dihadiri oleh Chief Academic Officer (CAO) Sekolah Bosowa Bina Insani (SBBI) Haposan Andi Citra, Executive Principal (EP) SBBI Yudi Oktiadi Nugraha yang menjadi Pembina Upacara, seluruh principal (KB-TK, SD, SMP dan SMA), para PIC Bosowa School, para guru KB-TK, SD, SMP dan SMA Bina Insani, serta diikuti oleh seluruh siswa SD, SMP dan SMA, dan perwakilan siswa KB-TK.
Baca Juga : Awali MPLS, Sekolah Bosowa Bina Insani Gelar Upacara Gabungan
Dalam amanahnya selaku Pembina Upacara, Executive Principal (EP) SBBI Yudi Oktiadi Nugraha mengucapkan selamat datang kepada para siswa baru Sekolah Bosowa Bina Insani, baik dari jenjang KB-TK, SD, SMP dan SMA. “Selamat datang di Sekolah Bosowa Bina Insani. Di sekolah ini kalian akan dibina agar cerdas akademik dan berakhlak mulia, baik hormat kepada orang tua maupun guru, dan jangan pernah meninggalkan shalat,” kata Yudi.
Ia juga mengajak semua murid untuk menjadikan Sekolah Bosowa Bina Insani sebagai rumah kedua. “Jadikan Sekolah Bosowa Bina Insani (SBBI) sebagai rumah kedua yang aman bagi kalian untuk belajar dan menggali segala potensi yang kalian miliki. Untuk itu, belajarlah dengan sebaik mungkin dan binalah kerja sama dengan teman-teman,” ujarnya.
Pembukaan MPLS itu ditandai dengan penyematan Siswa Baru kepada perwakilan siswa KB-TK, SD, SMP, dan SMA.













