Milenianews.com, Bogor– Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Yogyakarta menggelar Seleksi Mandiri Tahun 2026 di Kota Bogor, Kamis (18/6/2026). Dalam pelaksanaan Seleksi Mandiri tersebut, UPN Yogyakarta kembali menggandeng Sekolah Bosowa Bina Insani (SBBI) sebagai tuan rumah.
Penanggung Jawab Kegiatan Ujian Seleksi Mandiri UPN Yogyakarta Tahun 2026 di Sekolah Bosowa Bina Insani, Dedi Supriyadi M.Pd mengatakan, ini merupakan kali ketiga UPN Yogyakarta menggandeng Sekolah Bosowa Bina Insani dalam pelaksanaan Seleksi Mandiri. “Sebelumnya, UPN Yogakarta menunjuk Sekolah Bosowa Bina Insani menjadi tuan rumah Seleksi Mandiri tahun 2024 dan 2025,” kata Dedi Supriyadi, Kamis (18/6/2026).
Seleksi Mandiri itu dilaksanakan di Gedung Unit SD, SMP dan SMA Bina Insani. “Mengingat jumlah peserta membludak, maka Seleksi Mandiri itu dibagi menjadi dua sesi, yakni Sesi Pagi, pukul 09.00-11.00 dan Sesi Siang,” pukul 13.00-15.00 WIB,” kata Dedi Supriyadi yang juga Head of Bosowa School Project and Development Bosowa School.
Dedi menambahkan, “Mengingat antusiasme peserta yang cukup besar dalam mengikuti seleksi mandiri UPN Yogyakarta tahun 2026 ini, semoga dapat berlanjut di tahun depan.”


Tanggapan CAO Sekolah Bosowa Bina Insani
Chief Academic Officer (CAO) Sekolah Bosowa Bina Insani, Haposan Andi Citra M.Pd mengatakan, Seleksi Mandiri ini adalah kerja sama tahun ketiga dengan perguran tinggi kampus UPN Yogyakarta, dengan PIC (Penanggung Jawab) Ustadz Dedi Supriyadi dibantu oleh Tim Akademik R&D Sekolah Bosowa Bina Insani.
“Alhamdulillah pelaksanaan Seleksi Mandiri UPN Yogyakarya tersebut berjalan dengan lancar. Dengan kerja sama ini, kami berharap Sekolah Bosowa Bina Insani dapat memberikan manfaat dengan mempermudah calon-calon mahasiswa yang mengikuti Seleksi Mandiri di Sekolah Bosowa Bina Insani. Alhamdullilah sebagian peserta merasa puas dengan lingkungan Sekolah Bosowa Bina Insani yang luas, rimbun dan terbuka,” kata Haposan Andi.
Ia menambahkan, bahkan ada beberapa orang tua peserta yang tertarik mendaftarkan anaknya untuk bersekolah di Sekolah Bosowa Bina Insani dengan melihat lingkungan sekolah yang luas dan nyaman serta difasilitasi masjid yang cukup nyaman untuk menunggu dan beribadah. “Terima kasih kepada UPN Yogyakarta yang telah mempercayai Sekolah Bosowa Bina Insani sebagai salah satu penyelenggara Seleksi Mandiri, khususnya di Kota Bogor,” ujar Haposan Andi.


Digelar di 8 Kota
Koordinator Lapangan Seleksi Mandiri Kapasitas Bela Negara 1 Tahun 2026 UPN Yogyakarta di Kota Bogor, Muhammad Mussodaq mengatakan, UPN Yogyakarta menggelar Seleksi Mandiri — dengan brand Seleksi Mandiri Bela Negara 1 (SMBN 1) — Tahun Akademik 2026/2027 secara serentak di delapan kota, Kamis, 18 Juni 2026. Seleksi Mandiri itu diadakan di Bogor, Pekanbaru, Bontang, Balangan, Makasssar, Cilegon, Madiun, dan Timika. Khusus di Kota Bogor, UPN Yogyakarta nenggandeng Sekolah Bosowa Bina Insani (SBBI).
“Kerja sama UPN Yogyakarta dengan Sekolah Bosowa Bina Insani sudah berlangsung tiga tahun. Seleksi Mandiri yang diadakan di Sekolah Bosowa Bina Insani bertujuan untuk menjangkau para peminat UPN Yogyakarta dari wilayah Jadebotabek (Jakarta, Depok, Bogor, Tangerang, Bekasi) dan sekitarnya,” kata Muhammad Mussodaq, Kamis (18/6/2026).
Ia menambahkan, selain digelar di delapan kota di atas, Seleksi Mandiri Bela Negara 1 (SMBN 1) juga akan dilaksanakan di kampus UPN Yogyakarta, 29 Juni 2026. Bedanya, Seleksi Mandiri di delapan kota di atas dilaksanakan secara Paper Base Test (PBT). Sedangkan Seleksi Mandiri di Kampus UPN Veteran Yogyakarta akan dilaksanakan secara Computer Base Test (CBT).
“Alhamdulillah, jumlah pendaftar Seleksi Mandiri UPN Yogyakarta tiap tahun selalu meningkat. Tahun 2026, total pendaftar hampir 10 ribu orang, dengan Yogyakarta terbanyak, yakni sekitar 7.000 orang,” kata Mussoddaq.


Mussoddaq menjelaskan, UPN Yogyakarta menjalin kerja sama dengan pihak ketiga dalam menggelar Seleksi Mandiri di berbagai kota. “Jujur saja sebenarnya adanya penyelenggaraan test Seleksi Mandiri di luar kota mengurangi beban yang semula seharusnya tertumpu di Yogyakarta. Ini sangat membantu. Dan ini juga sebagai salah satu pelayanan kami kepada peserta yang sebenarnya ingin masuk ke UPN Yogyakarta dengan cara mendatangi lokasi-lokasi yang dianggap bisa memakili dan mendekati pesertanya,” kata Mussoddaq.
Ia mengemukakan, sebetulnya UPN Yogyakarta ingin menggelar Seleksi Mandiri di lebih banyak kota. “Kita ingin Seleksi Mandiri dilaksanakan di banyak lokasi. Tapi ternyata tidak semua Lokasi proper (siap secara fasilitas yang layak sesuai standar UPN Yogyakarta,” tuturnya.
Baca Juga : Gandeng Bosowa School, UPN Veteran Yogyakarta Gelar Seleksi Mandiri di Bogor dan Makassar
Salah satu lokasi yang layak untuk pelaksanaan Seleksi Mandiri UPN Yogyakarta aadalah Sekolah Bosowa Bina Insani (SBBI) di Kota Bogor. Kerja sama UPN Yogakarta dengan Sekolah Bosowa Bina Insani sudah berlangsung tiga tahun, yakni tahun 2024, 2025, dan 2026. “Sekolah Bosowa Bina Insani kami anggap sebagai salah satu lokasi yang strategis dan bisa mewakili para peserta yang berada di wilayah Jabodetabek. Peminat UPN Yogyakarta dari wilayah Jabodetabek ternyata banyak sekali. Bahkan ada juga peserta yang datang dari Bandung. Terima kasih kepada Sekolah Bosowa Bina Insani. Kerja sama ini sangat membantu kami memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Yang menarik, kata Mussoddaq, berdasarkan evaluasi pelaksanaan Seleksi Mandiri tahun 2025, yakni peserta membludak, UPN Yogyakarta memutuskan tahun 2026 memperluas pelaksanaan Seleksi Mandiri ke Kota Cilegon, dengan menggandeng Sekolah Bosowa Al-Azhar Cilegon.
“Kerja sama dengan Sekolah Bosowa Al-Azhar Cilegon itu dimaksudkan untuk memecah kepadatan peserta di Sekolah Bosowa Bina Insani, Bogor. Semula perkiraan kami, jumlah peserta di Sekolah Bosowa Bina Insani Bogor tahun 2026 turun sekitar 20 persen. Namun ternyata sebaliknya, jumlah peserta di Sekolah Bosowa Bina Insani Bogor justru naik sekitar 20 persen dari sekitar 1.000 orang tahun 2025 menjadi sekitar 1.200 orang pada tahun 2026. Sedangkan Sekolah Bosowa Al-Azhar Cilegon juga tidak kekurangan peminat. Di sanapun peminatnya banyak. Ini salah satu tanda bahwa UPN Veteran Yogyakarta diminati masyarakat,” kata Mussoddaq.
Ia menambahkan, “Kami senang sekali bekerja sama dengan Sekolah Bosowa Bina Insani.”














