Milenianews.com, Jakarta— Menyongsong Hari Guru Nasional yang diperingati setiap 25 November, Asosiasi Yayasan Pendidikan Islam (AYPI) mendorong penguatan sinergi antara pemerintah dan penyelenggara pendidikan swasta dalam mewujudkan pendidikan nasional yang bermutu, inklusif, dan berkeadilan.
AYPI menilai bahwa kemajuan pendidikan nasional membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan. Pemerintah, sekolah negeri, sekolah swasta, yayasan pendidikan, guru, orang tua, dan masyarakat harus membangun kolaborasi yang saling menguatkan demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Ketua Umum AYPI, H. Mirdas Eka Yora, menekankan pentingnya membangun kemitraan yang setara antara pemerintah dan penyelenggara pendidikan swasta. Sekolah swasta, termasuk sekolah Islam, selama ini turut berkontribusi dalam memperluas akses pendidikan, membangun karakter peserta didik, serta melayani kebutuhan masyarakat.
Baca Juga : AYPI Sampaikan Aspirasi Pendidikan Islam Swasta kepada DPR RI
“Pendidikan nasional tidak dapat dibangun oleh pemerintah sendiri. Sekolah negeri dan swasta merupakan bagian dari ekosistem pendidikan yang memiliki tanggung jawab bersama untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Karena itu, sinergi, kolaborasi, dan kebijakan yang berkeadilan harus terus diperkuat,” demikian pesan yang diusung AYPI dalam menyongsong Hari Guru Nasional 2026.
Kesejahteraan Guru Menjadi Perhatian Bersama
AYPI memandang bahwa guru merupakan faktor penting dalam keberhasilan pendidikan. Oleh karena itu, peningkatan kualitas pendidikan harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan, kompetensi, dan perlindungan profesi guru, baik yang mengajar di sekolah negeri maupun swasta.
Menurut AYPI, diperlukan perhatian terhadap kesempatan guru sekolah swasta untuk mengikuti program peningkatan kompetensi, sertifikasi, dan memperoleh tunjangan profesi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Baca Juga : Usul AYPI kepada Pemerintah: Alokasikan Anggaran Beasiswa S2 dan S3 Khusus untuk Kepala Sekolah Swasta
Pemerintah juga diharapkan terus menyempurnakan kebijakan agar tidak terjadi kesenjangan kesempatan pengembangan profesi guru semata-mata karena perbedaan status atau tempat mengajar, dengan tetap mempertimbangkan persyaratan dan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Lima Agenda Strategis AYPI
Dalam momentum Hari Guru Nasional 2026, AYPI mendorong lima agenda strategis:
- Memperkuat kemitraan pemerintah dan swasta dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kebijakan pendidikan.
- Mendorong kesejahteraan dan profesionalisme guru, termasuk guru sekolah swasta, melalui kebijakan yang transparan, proporsional, dan berkeadilan.
- Memperluas pemerataan bantuan pendidikan berdasarkan kebutuhan satuan pendidikan dan kondisi sosial ekonomi peserta didik.
- Meningkatkan kualitas pembelajaran melalui pelatihan guru, penguatan literasi dan numerasi, transformasi digital, serta pengembangan karakter.
- Membangun ruang dialog yang berkelanjutan antara pemerintah, organisasi penyelenggara pendidikan, yayasan, dan organisasi profesi guru untuk merumuskan solusi atas berbagai persoalan pendidikan.
AYPI juga mendorong agar yayasan pendidikan swasta dilibatkan secara bermakna dalam penyusunan kebijakan yang berdampak langsung terhadap penyelenggaraan pendidikan. Dengan demikian, kebijakan yang dihasilkan dapat mempertimbangkan kondisi nyata di lapangan dan kebutuhan masyarakat yang beragam.
Hari Guru Nasional sebagai Momentum Kolaborasi
Hari Guru Nasional hendaknya tidak hanya menjadi momentum penghormatan kepada para pendidik, tetapi juga kesempatan untuk mengevaluasi berbagai tantangan yang dihadapi guru dan lembaga pendidikan.
AYPI berharap pemerintah dan penyelenggara pendidikan swasta dapat membangun pola kemitraan yang lebih kuat, terbuka, dan berkelanjutan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem pendidikan nasional.
Baca Juga : Peringati Hardiknas, AYPI, GUPPI, IB dan Badan Bahasa Gelar Sawala Nasional Pendidikan Bermutu untuk Semua
“Guru yang berkualitas membutuhkan dukungan yang memadai, dan sekolah yang berkualitas membutuhkan ekosistem pendidikan yang sehat. Ketika pemerintah dan swasta saling menguatkan, manfaatnya akan dirasakan oleh guru, peserta didik, keluarga, dan bangsa Indonesia,” demikian pesan penutup yang menegaskan semangat kolaborasi AYPI.
AYPI mengajak seluruh pemangku kepentingan menjadikan Hari Guru Nasional 2026 sebagai momentum memperkuat komitmen bersama: memuliakan guru, memajukan sekolah, dan menghadirkan pendidikan bermutu yang berkeadilan bagi seluruh anak bangsa.













