Milenianews.com – Sepak bola modern sering sibuk membicarakan transfer dan nilai kontrak. Namun, Jumat (24/7) malam mengingatkan bahwa ada sosok yang dikenang bukan karena harga, melainkan karena pengabdian. Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta, Fajar Listiyantoro, telah berpulang setelah berjuang melawan gagal ginjal.
Kabar duka itu disampaikan PSS Sleman melalui akun media sosial resminya. Klub mengucapkan belasungkawa sekaligus mengenang dedikasi dan loyalitas Fajar yang telah menjadi bagian penting perjalanan Super Elang Jawa.
Baca juga:Â PSIM Akhiri Puasa Kemenangan usai Bungkam Malut United 2-0
Ikon Sepak Bola Yogyakarta
Fajar dikenal sebagai pemain yang membela dua klub besar Yogyakarta, PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta. Nomor punggung 27 serta lemparan ke dalam khasnya menjadi identitas yang masih melekat di ingatan para suporter.
Ia juga merupakan adik dari Seto Nurdiantoro, legenda sepak bola Yogyakarta yang telah lama berkiprah sebagai pelatih.
Baca juga:Â PSS Sleman Kembali ke Liga 1 Usai Jadi Juara Grup Championship
Usai pensiun, Fajar memilih tetap dekat dengan sepak bola. Ia aktif melatih pemain usia dini di SSB Potorono U-15, membagikan pengalaman kepada generasi berikutnya.
Dalam beberapa bulan terakhir, Fajar diketahui rutin menjalani cuci darah akibat penyakit gagal ginjal. Kini, sosoknya memang telah tiada, tetapi dedikasi dan warisannya akan terus hidup di lapangan-lapangan tempat mimpi para pesepak bola muda mulai dibangun.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.







