Kiandra Ramadhipa Rebut Kemenangan Perdana di Red Bull MotoGP Rookies Cup

Milenianews.com, Jakarta – Siapa bilang pembalap Indonesia hanya numpang lewat di lintasan Eropa? Di tengah dunia balap MotoGp yang sering dipenuhi nama-nama besar, sponsor tebal, dan negara yang dianggap “langganan cepat”, seorang remaja 16 tahun dari Sleman datang membawa kabar yang cukup mengganggu stereotip lama: anak Indonesia bisa menang, bahkan dari barisan belakang.

Muhammad Kiandra Ramadhipa menjuarai balapan kedua Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026 di Circuito de Jerez, Minggu (26/4). Bukan kemenangan biasa, sebab ia memulai balapan dari posisi ke-17 tempat yang biasanya lebih dekat ke alasan menyerah daripada peluang juara.

Baca juga: MotoGP Mandalika 2025 Memberi Dampak Positif bagi Perekonomian Masyarakat Lombok

Start dari Belakang, Mental di Depan

Di balap motor, posisi start penting. Sangat penting. Karena semakin belakang, semakin besar risiko terjebak kerumunan, kehilangan ritme, atau sekadar jadi penonton duel orang lain. Tapi Kiandra memilih jalur berbeda.

Ia melaju tenang, menyalip satu per satu lawan, sambil menjaga performa ban. Langkah yang menunjukkan satu hal langka pada usia 16 tahun: kesabaran.

Performa impresif mulai terlihat saat ia menembus tiga besar pada lap ketujuh. Satu lap kemudian, ia mengambil alih pimpinan lomba. Dari posisi 17 ke posisi 1 hanya dalam hitungan lap.

Jika ini film, penonton akan menganggap skenarionya terlalu berlebihan. Namun lintasan kadang lebih dramatis daripada layar lebar

Pada lap ke-11, Kiandra sempat merosot hingga posisi keenam. Momen yang bagi banyak pembalap muda bisa memicu panik, overtake nekat, atau keputusan gegabah.

Tapi ia tetap tenang. Ketika banyak orang dewasa goyah hanya karena notifikasi email, remaja ini memilih menjaga kepala tetap dingin di kecepatan tinggi.

Menjelang finis, ia menemukan momentum di tikungan terakhir, membuka gas, dan mengunci kemenangan secara dramatis.

Kiandra mencatat waktu 25 menit 48,363 detik. Posisi kedua ditempati Ethan Sparks, disusul Alejandra Fernandez di posisi ketiga.

Sehari sebelumnya, Kiandra hanya finis kesembilan pada balapan pertama. Artinya, dalam 24 jam, ia berubah dari peserta kompetitif menjadi pemenang.

“Ini kemenangan pertama saya (di MotoGP Rookies Cup-red). Terima kasih untuk keluarga, untuk ayah saya. Terima kasih untuk masyarakat Indonesia,” ujar Ramadhipa seusai pertandingan, dikutip dari wawancaranya usai pertandingan dengan penyelenggara.

Baca juga: Sirkuit MotoGP Mandalika, Menjadi Magnet untuk Menarik Wisatawan Mancanegara

Dari Sleman ke Spanyol

Ada ironi kecil yang selalu menarik: talenta Indonesia sering harus membuktikan diri jauh dari rumah agar lebih dihargai di rumah sendiri.

Kiandra, pembalap muda asal Sleman, kini menulis cerita di Spanyol negeri yang akrab dengan tradisi balap kelas dunia. Di sana, ia tidak membawa privilege besar. Ia membawa skill, disiplin, dan keberanian. Kadang itu cukup. Kadang bahkan lebih dari cukup.

Pada musim 2025, pencapaian terbaik Kiandra di ajang yang sama adalah finis kedua di Sachsenring dan menutup musim di posisi delapan klasemen akhir.

Ia juga tampil kuat di European Talent Cup 2025 dengan finis kelima klasemen serta dua kemenangan saat berstatus debutan.

Kiandra akan kembali tampil di FIM Moto3 Junior World Championship 2026 mulai 24 Mei mendatang. Sebelum itu, seri berikutnya Rookies Cup digelar di Bugatti Circuit Le Mans pada 9–10 Mei.

Baca juga: Pembalap Indonesia Veda Ega Finis Ketiga di Moto3 Brasil 2026

Prestasi seperti ini seharusnya jadi pengingat bahwa Indonesia tidak kekurangan bakat. Yang sering kurang adalah ekosistem, dukungan konsisten, dan kesabaran membina.

kemenangan Kiandra bukan cuma soal satu balapan di Jerez. Ini tentang anak muda Indonesia yang memulai dari posisi ke-17 dan menolak percaya bahwa belakang berarti tertinggal.

Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *