News  

IEEE YESIST12 2026 Resmi Dibuka di Indonesia, Jadikan Tempat Ini Rumah bagi Inovator Dunia

warek ii

Milenianews.com, Bekasi – Berbulan-bulan persiapan akhirnya bermuara pada satu momen. Ratusan inovator muda dari berbagai negara kini berkumpul di BSI Convention Center, Bekasi, dalam IEEE YESIST12 2026 Grand Finale yang resmi dibuka pada Jumat (2/10).

Sebagai tuan rumah penyelenggaraan babak final global tersebut di Indonesia, Universitas Nusa Mandiri (UNM) bersama panitia lokal membawa satu pesan yang ingin ditanamkan kepada seluruh delegasi, “Global Ideas, Indonesian Hospitality” atau gagasan global dengan keramahan Indonesia.

Baca juga: IEEE YESIST12 2026 Siap Bawa Inovasi Anak Muda Dunia ke Bekasi

Executive Chair IEEE YESIST12 2026 sekaligus Wakil Rektor II Bidang Non Akademik UNM, Arif Hidayat, mengatakan penyelenggaraan Grand Finale di Indonesia merupakan hasil kerja bersama yang telah dipersiapkan selama berbulan-bulan. Panitia nasional, konsorsium universitas tuan rumah, universitas afiliasi, dan berbagai lembaga lainnya disebut bekerja bersama untuk menghadirkan panggung yang layak bagi para inovator muda dari berbagai negara.

“Hari ini menandai terwujudnya sebuah impian bersama. Selama berbulan-bulan, panitia nasional kami dan konsorsium dari tiga universitas tuan rumah kami, bersama dengan tim dari berbagai universitas afiliasi dan lembaga lainnya, telah bekerja bergandengan tangan untuk menyiapkan acara yang layak bagi bakat-bakat luar biasa Anda,” ujar Arif dalam sambutannya, Jumat (2/10).

Ia menyampaikan apresiasi kepada IEEE, para sponsor, dan pemerintah yang telah memberikan kepercayaan kepada panitia lokal untuk menjadi tuan rumah babak final global IEEE YESIST12 2026 di Indonesia.

Menurut Arif, BSI Convention Center tidak disiapkan hanya sebagai lokasi kompetisi. Lebih dari itu, venue tersebut ingin dijadikan ruang pertemuan bagi gagasan, pengalaman, dan jejaring para inovator dari berbagai belahan dunia.

“Kami telah menyiapkan panggung di BSI Convention Center ini, tidak hanya sebagai tempat kompetisi, tetapi sebagai ruang perlindungan dan tempat berhimpunnya inovasi. Selaras dengan motto acara kami ‘Gagasan Global, Keramahan Indonesia’ atau ‘Global Ideas, Indonesian Hospitality’, tim kami telah memastikan bahwa setiap fasilitas, setiap ruang track, dan setiap sistem pendukung siap memberikan Anda pengalaman terbaik selama dua hari ke depan,” katanya.

Inovasi Tidak Berhenti di Ruang Kelas

Arif juga mengingatkan bahwa pengalaman mengikuti YESIST12 tidak semata-mata ditentukan oleh hasil kompetisi. Menurutnya, pendidikan dan proses menjadi inovator tidak berhenti pada apa yang dipelajari melalui buku teks.

Kepemimpinan, ketangguhan, komunikasi lintas budaya, serta kemampuan memecahkan masalah justru menjadi pengalaman penting yang dibawa peserta selama mengikuti ajang internasional tersebut.

Hal itu tercermin melalui enam track yang dipertandingkan dalam IEEE YESIST12 2026, yakni Innovation Challenge, Junior Einstein, IEngage, Maker Fair, Special Track, dan WePOWER.

“Hari ini, saya sangat yakin bahwa pendidikan sejati melampaui pembelajaran dari buku teks saja. Kepemimpinan, ketangguhan, komunikasi lintas budaya, dan keterampilan memecahkan masalah yang Anda tampilkan di enam track kami hari ini adalah apa yang akan mendefinisikan Anda sebagai pemimpin global masa depan,” tuturnya.

Menurutnya, para peserta tidak hanya sedang mempertunjukkan kemampuan teknologi. Mereka juga menunjukkan bahwa teknologi yang dikembangkan dengan tujuan yang jelas dapat melintasi batas negara dan memberikan dampak bagi kehidupan.

“Anda membuktikan bahwa teknologi yang didorong oleh tujuan mulia dapat melintasi lautan dan mengubah kehidupan,” lanjutnya.

Delegasi Dunia Dipersilakan Merasa di Rumah

Sebagai tuan rumah, Arif juga memberikan pesan khusus kepada para delegasi internasional yang datang ke Indonesia. Ia mengajak seluruh peserta untuk tidak hanya melihat Bekasi sebagai lokasi berlangsungnya kompetisi, tetapi juga sebagai tempat untuk bertemu, belajar, dan membangun pengalaman baru.

“Kepada seluruh delegasi internasional, silakan anggap tempat ini sebagai rumah Anda sendiri. Kami di sini untuk melayani Anda, mendukung presentasi Anda, dan memastikan masa tinggal Anda di sini aman, lancar, dan berkesan,” ungkapnya.

Ia kemudian mengajak seluruh peserta untuk menjalani kompetisi dengan semangat sekaligus membuka diri terhadap kolaborasi lintas negara.

Baca juga: Bukan Sekadar Bertanding, YESIST12 2026 Tantang Inovator Muda Ciptakan Dampak Nyata

“Bertandinglah dengan penuh semangat, berkolaborasilah dengan hati terbuka, dan nikmati setiap momen dalam perjalanan ini,” pesannya.

IEEE YESIST12 2026 Grand Finale berlangsung selama dua hari, 2–3 Oktober 2026 di BSI Convention Center, Bekasi. Ajang ini mempertemukan inovator muda, mentor, juri, akademisi, profesional, industri, serta delegasi internasional dalam satu ruang untuk mempresentasikan dan mengevaluasi berbagai gagasan berbasis teknologi.

Bagi Indonesia, penyelenggaraan ini bukan hanya tentang menjadi tempat berlangsungnya kompetisi teknologi. Ada kesempatan untuk menunjukkan bahwa ketika gagasan global bertemu dengan keramahan lokal, sebuah panggung inovasi juga dapat menjadi ruang untuk membangun jejaring dan pengalaman lintas budaya.

Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *