Milenianews.com, Bekasi – Apa yang terjadi ketika persoalan lingkungan, energi, kesehatan, mobilitas, hingga kebutuhan industri dibawa ke satu panggung dan dijawab lewat teknologi? Pertanyaan itu akan berlangsung di BSI Convention Center, Bekasi, dalam IEEE YESIST12 2026 Grand Finale yang digelar pada Jumat–Sabtu, 2–3 Oktober 2026 mendatang.
Gelaran internasional yang diusung IEEE Indonesia Section bersama iEXPLORE Foundation dan didukung Universitas Nusa Mandiri ini mempertemukan inovator muda dari berbagai negara untuk mempresentasikan gagasan, prototipe, dan solusi teknologi yang mereka kembangkan. Bukan sekadar memamerkan teknologi yang terlihat canggih, ajang ini juga menempatkan persoalan nyata dan dampak sosial sebagai bagian penting dari proses inovasi.
Baca juga: IEEE YESIST12 2026 Siap Bawa Inovasi Anak Muda Dunia ke Bekasi
Tahun ini, kata Arif Hidayat, Executive Chair IEEE YESIST12 2026 dari Universitas Nusa Mandiri selaku Host Committee, IEEE YESIST12 2026 menghadirkan enam track yang membawa fokus persoalan berbeda. Innovation Challenge mengajak peserta mengembangkan inovasi berbasis Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya terkait kelestarian bumi dan lingkungan melalui tema Innovating for Life on Land.
“Sementara itu, Maker Fair menjadi ruang bagi peserta untuk membawa prototipe fisik dan mengujinya melalui pendekatan eksperimentasi langsung. Ada pula Junior Einstein yang memberikan panggung bagi penemu muda usia 12 hingga 17 tahun untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan STEM dalam menjawab berbagai tantangan nyata,” pungkas Arif, Rabu (30/9).
Di bidang energi, WePOWER membawa isu energi bersih sekaligus pemberdayaan dan kepemimpinan perempuan di sektor energi. Special Track menghadirkan sejumlah fokus seperti smart mobility, next-gen healthcare, dan sustainable living, sedangkan IEngage mempertemukan gagasan inovasi dengan tantangan yang dirumuskan bersama dunia industri.
“Enam track tersebut menunjukkan bahwa teknologi dalam IEEE YESIST12 tidak berdiri sendiri. Ada persoalan lingkungan yang perlu dijawab, energi yang harus dibuat lebih berkelanjutan, anak muda yang perlu diberi ruang bereksperimen, hingga kebutuhan industri yang menuntut solusi semakin dekat dengan persoalan di lapangan,” pungkasnya.
Ia menjelaskan bahwa rangkaian hari pertama dirancang tidak hanya untuk mempertemukan peserta dengan dewan juri, tetapi juga membuka ruang belajar dan jejaring internasional. Agenda dimulai dengan Inaugural Ceremony dan pembagian kit peserta, kemudian dilanjutkan dengan sesi Keynote Address yang menghadirkan sejumlah pakar internasional.
Beberapa pembicara yang hadir antara lain Eric Berkowitz dari IEEE Computer Society, Prof. Bozenna Pasik-Duncan dari Kansas University, serta Muhammad Arif dari Rohde & Schwarz.
“Rangkaian acara YESIST12 2026 dirancang padat dan interaktif. Selain tahap penjurian dan evaluasi karya, para inovator muda dapat membangun jejaring internasional pada sesi Young Professionals Meet Up serta mendapatkan wawasan langsung dari para keynote speakers,” ungkapnya.
Tidak berhenti pada presentasi dan penjurian, para peserta juga mendapat ruang untuk bertemu dengan sesama inovator, akademisi, profesional, hingga perwakilan industri. Pertemuan semacam ini menjadi bagian penting dari YESIST12 karena sebuah gagasan tidak selalu selesai ketika prototipe berhasil dibuat.
Baca juga: Mahasiswa Universitas Nusa Mandiri Bawa Artholic Studio ke KMI Expo 2026
Justru setelah itu muncul pertanyaan yang lebih sulit, apakah solusi tersebut benar-benar bisa digunakan, siapa yang akan merasakan manfaatnya, dan seberapa jauh inovasi tersebut dapat berkembang ketika berhadapan dengan persoalan di dunia nyata.
“Ajang ini juga dihadiri sejumlah tokoh nasional. Utusan Khusus Presiden Bidang UMKM, Ekonomi Kreatif, dan Digital, Ery Punta Hendraswara, dikonfirmasi hadir secara langsung sekaligus menjadi bagian dari dewan juri. Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, turut memberikan video greeting untuk menyambut para delegasi,” jelasnya.
Rangkaian IEEE YESIST12 2026 Grand Finale berlanjut hingga Sabtu, 3 Oktober 2026. Selain proses evaluasi dan presentasi karya, agenda hari kedua akan diisi dengan sejumlah sesi keynote, group photo, hingga Closing Ceremony yang menjadi penanda akhir rangkaian sekaligus pengumuman dan pemberian penghargaan bagi para inovator dari masing-masing track.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.













