Milenianews.com, Jakarta – Di tengah dominasi lagu-lagu bertema percintaan dan tren musik digital, seorang penyanyi cilik memilih jalan berbeda. Amira Kim hadir membawa pesan tentang kecintaan terhadap Indonesia melalui lagu-lagu yang mengangkat kekayaan budaya Nusantara. Bersama Senada Digital Records, ia ingin membuktikan bahwa musik anak tetap memiliki ruang untuk tumbuh sekaligus menginspirasi generasi muda.
Langkah tersebut semakin terlihat saat Amira Kim tampil dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (15/7). Dengan penuh percaya diri, siswi kelas 3 Akhyar International Islamic School (AIIS) itu menceritakan perjalanan bermusiknya sekaligus alasan memilih tema kebangsaan sebagai identitas karya-karyanya.
Penyanyi bernama lengkap Amira Azzahra Kimberlite, kelahiran Bekasi, 7 November 2017, telah merilis dua single berjudul “Makanan Nusantara Juaranya” dan “Nusantara Indah”. Melalui kedua lagu tersebut, Amira ingin mengajak anak-anak Indonesia mengenal budaya, kuliner, dan kekayaan alam Tanah Air sejak usia dini.
“Bagi saya, Indonesia adalah rumah yang sangat indah dan istimewa. Indonesia memiliki banyak budaya, makanan, bahasa, dan tempat yang luar biasa. Melalui lagu-lagu saya, saya ingin mengajak teman-teman seusia saya untuk bangga menjadi anak Indonesia dan lebih mencintai budaya serta kekayaan negeri kita,” ujar Amira.
Musik Jadi Media Mencintai Indonesia
Bagi Amira, lagu bukan sekadar hiburan. Ia memandang musik sebagai cara sederhana untuk memperkenalkan identitas bangsa kepada generasi muda.
Karena itu, setiap lagu yang dibawakannya selalu mengangkat cerita tentang Indonesia. Harapannya, anak-anak dapat tumbuh dengan rasa bangga terhadap budaya dan warisan Nusantara.
Meski usianya masih belia, perjalanan bermusik Amira tidak terjadi begitu saja. Ia mengaku rutin menjalani latihan vokal, menghafal lirik, mengatur teknik pernapasan, hingga mengulang proses rekaman demi menghasilkan penampilan terbaik.
“Banyak orang melihat hasilnya saja. Padahal di balik itu ada proses yang cukup panjang. Saya sering berlatih vokal, menghafal lirik, belajar mengatur pernapasan, dan mengulang rekaman jika hasilnya belum maksimal. Kadang saya juga merasa lelah, tetapi karena saya sangat menyukai musik, semua proses itu terasa menyenangkan,” katanya.
Baca juga: Teman Hebat Records Rilis 15 Lagu Penyanyi Berkebutuhan Khusus, Wujudkan Musik yang Inklusif
Tetap Menikmati Masa Kecil
Di luar aktivitas bermusik, Amira menjalani keseharian layaknya anak-anak seusianya. Ia bersekolah sekaligus mengikuti berbagai kegiatan seperti mengaji, piano, drum, matematika, drawing, gimnastik, ice skating, pottery, hingga bahasa Inggris.
Meski jadwalnya padat, Amira mengaku tetap menikmati setiap aktivitas yang dijalani.
“Saya selalu mencoba menikmati setiap kegiatan. Orang tua juga membantu mengatur jadwal agar saya tetap punya waktu bermain dan beristirahat. Kalau kita melakukan sesuatu dengan hati yang senang, semuanya terasa lebih ringan,” ujarnya.
Ke depan, Amira memiliki mimpi untuk memperluas pengalaman bermusik. Ia ingin menyanyikan lagu dalam berbagai bahasa dan suatu hari tampil di panggung internasional sambil memperkenalkan Indonesia kepada dunia.
“Saya ingin terus belajar dan mencoba hal-hal baru dalam musik. Saya juga bermimpi bisa tampil di panggung internasional dan memperkenalkan Indonesia melalui lagu-lagu yang saya nyanyikan,” tuturnya.
Dukungan Keluarga Jadi Fondasi
Perjalanan Amira tidak lepas dari dukungan keluarga. Sang ibu, Vera, menceritakan bahwa putrinya mulai mengenal dunia musik sejak berusia sekitar dua setengah tahun ketika mengikuti kelas vokal di Purwacaraka.
Awalnya, keluarga hanya ingin memberikan kegiatan positif. Namun, kemampuan Amira terus berkembang setelah rutin berlatih dan tampil di berbagai acara.
“Setelah rajin berlatih setiap pekan dan mulai sering tampil saat berusia lima tahun, kami melihat keberanian Amira di atas panggung. Dari situlah kami yakin bakatnya layak didukung secara serius,” kata Vera.
Menurutnya, keluarga selalu menjaga keseimbangan antara pendidikan, pengembangan bakat, waktu bermain, dan kesehatan mental Amira. Mereka juga tidak pernah menjadikan popularitas sebagai tujuan utama.
“Kami berharap Amira tumbuh menjadi pribadi yang baik, rendah hati, disiplin, dan mampu memberikan manfaat bagi orang lain melalui karya-karyanya,” jelasnya.
Senada Digital Records Bangun Identitas Musik Nusantara
Produser Senada Digital Records, Tety Widiastuti, melihat Amira memiliki kemauan belajar yang tinggi. Menurutnya, karakter tersebut menjadi modal penting untuk berkembang di industri musik.
“Amira cepat menerima arahan dan selalu berusaha memberikan yang terbaik dalam setiap proses rekaman. Dengan pendampingan yang tepat, saya optimistis Amira memiliki peluang besar membawa nama Indonesia di tingkat internasional,” ujar Tety.
Ia menjelaskan, Senada Digital Records sengaja membangun identitas musikal Amira melalui tema-tema Nusantara agar memiliki ciri khas sekaligus menjadi media edukasi budaya.
Ke depan, Tety berencana mengembangkan konsep musik Amira melalui lagu berbahasa Inggris, eksplorasi musik etnik Indonesia, hingga kolaborasi lintas genre tanpa meninggalkan identitas budaya yang sudah dibangun.
Melalui dukungan keluarga, pendampingan Senada Digital Records, dan semangat belajar yang terus tumbuh, Amira Kim memperlihatkan bahwa musik anak Indonesia masih memiliki masa depan yang cerah. Di setiap lagu yang dinyanyikannya, terselip harapan agar semakin banyak anak Indonesia mencintai budaya bangsanya sendiri sejak usia dini.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.













