Musik, News  

Konser KOTAK di Kota Tua Dihentikan, Tantri Alami Sesak Napas akibat Gas Menyengat

Milenianews.com, Jakarta – Konser seharusnya membuat penonton bernyanyi, bukan sibuk mencari udara. Penampilan KOTAK di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, Minggu (13/9), terpaksa dihentikan setelah muncul bau gas menyengat di tengah kerumunan.

Vokalis KOTAK, Tantri Syalindri, mengalami batuk dan sesak napas saat membawakan lagu ‘Pelan-Pelan Saja’. Dalam unggahan di Threads, Tantri menyebut gas tersebut diduga sengaja dilepaskan oleh oknum di tengah penonton.

Baca juga: Antibully Jakarta Festival 2026 Gunakan Musik sebagai Jembatan Inklusivitas Anak

“2x yang pertama sudah diperingatkan, namun terulang di lagu ‘Pelan-Pelan Saja’,” tulis Tantri.

Ia mengaku tidak mengetahui kandungan gas tersebut, tetapi dampaknya cukup mengganggu pernapasan. Sejumlah penonton juga disebut terdampak hingga ada yang pingsan.

Tantri menduga aksi tersebut mungkin berkaitan dengan upaya pencopetan. Ia mengaku sulit mengetahui pelaku karena gas tidak terlihat seperti asap.

“Sangat mengerikan ketika konser yang diniatkan untuk bersenang-senang harus berakhir seperti ini,” ujarnya.

Meski begitu, Tantri memastikan dirinya bersama Chua dan Cella dalam kondisi baik.

Pihak pengelola Kota Tua kemudian menyampaikan permintaan maaf dan mengatakan penanganan dilakukan bersama kepolisian, TNI, dan Satpol PP.

Baca juga: Juicy Luicy Klarifikasi Batal Tampil di Batam, Soroti Tiket dan Bagasi Belum Beres

Area terdampak disebut telah disterilkan, sementara penonton yang mengalami gangguan mendapat penanganan tim kesehatan. Pengelola juga menyatakan oknum yang diduga terlibat telah diamankan dan ditahan di Polsubsektor Pinangsia.

Musik memang bisa membuat orang sesak karena emosi. Tetapi di Kota Tua, sesaknya justru datang dari sesuatu yang tidak seharusnya berada di tengah konser.

Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *