News  

Prof. Dr. KH. Hasani Ahmad Said Pimpin Doa Kebangsaan pada Semarak HUT Kemerdekaan RI Ke-81 di Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI

Guru Besar Fakultas Ushuluddin UIN Jakarta  sekaligus Wakil Sekretaris Komisi Dakwah MUI Pusat, Prof. Dr. KH. Hasani Ahmad Said, M.A., memimpin Doa Kebangsaan dalam rangkaian kegiatan HUT RI ke-81 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Jakarta, Selasa (4/8/2026).(Foto: Istimewa)

Milenianews.com, Jakarta– Guru Besar Fakultas Ushuluddin UIN Jakarta  sekaligus Wakil Sekretaris Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Prof. Dr. KH. Hasani Ahmad Said, M.A., memimpin Doa Kebangsaan dalam rangkaian kegiatan Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Jakarta, Selasa (4/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat semangat persatuan, nasionalisme, dan kebersamaan dalam menyambut peringatan 81 tahun kemerdekaan Indonesia. Doa Kebangsaan dilaksanakan secara lintas agama dengan menghadirkan enam pemuka agama yang secara bergantian memanjatkan doa demi keselamatan bangsa, kemajuan negara, serta terwujudnya kehidupan masyarakat Indonesia yang damai, rukun, dan sejahtera.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. KH. Hasani Ahmad Said, S.Th.I., M.A. memimpin doa dari unsur agama Islam. Doa yang dipanjatkan berisi harapan agar Indonesia senantiasa memperoleh perlindungan Allah SWT, diberi kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan kebangsaan, serta dikaruniai para pemimpin yang amanah, adil, dan mampu mewujudkan cita-cita kemerdekaan sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Sebagai tokoh yang memimpin rangkaian doa, Prof. Dr. KH. Hasani Ahmad Said mengajak seluruh elemen bangsa “mari menjadikan momentum peringatan kemerdekaan sebagai sarana memperkuat persatuan, mempererat ukhuwah kebangsaan, serta meneguhkan komitmen dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.”

Doa yang dipanjatkan Prof.KH. Hasani Ahmad Sani juga memohon agar Indonesia senantiasa diberikan kedamaian, kemakmuran, keadilan, serta para pemimpin yang amanah dalam mengemban tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Kehadiran enam pemuka agama dalam Doa Kebangsaan mencerminkan komitmen bersama untuk menjaga kerukunan antarumat beragama sebagai fondasi penting dalam membangun Indonesia yang maju, inklusif, dan berkeadilan. Semangat persaudaraan dan toleransi yang terbangun dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika yang terus dirawat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Para pemuka agama secara bergantian memanjatkan doa sesuai keyakinan masing-masing, memohon keberkahan, keselamatan, serta kemajuan bagi bangsa dan negara dalam menyongsong usia ke-81 kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Juga : Guru Besar UIN Jakarta Prof. Hasani Ahmad Said Hadiri Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas, Teguhkan Spirit Keislaman dan Kebangsaan

Pelaksanaan Doa Kebangsaan bersama enam tokoh agama menjadi simbol kuat harmoni kehidupan beragama di Indonesia. Kehadiran para pemuka agama dari berbagai keyakinan menunjukkan bahwa keberagaman merupakan kekuatan bangsa yang harus terus dirawat melalui dialog, toleransi, dan semangat gotong royong.

Melalui kegiatan Semarak HUT Kemerdekaan RI ke-81, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI menegaskan komitmennya untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan serta mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum peringatan kemerdekaan sebagai sarana mempererat persatuan, meningkatkan pengabdian kepada bangsa, dan memperkokoh optimisme menuju Indonesia yang semakin maju.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *