Lolos SNBP Tanpa Ikut Kursus dan Bimbel, Ortu Najwa: Guru SMA Bina Insani Luar Biasa

Najwa Laila Khairumillah (kiri) bersama ibunda tercinta, Heni Marlina. Najwa berhasil lolos SNBP walau tak pernah ikut Bimbel dan kursus. (Foto: Istimewa)

Milenianews.com, Bogor—Salah seorang  siswa SMA Bina Insani, Bogor, yang berhasil lolos SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi) dan diumumkan pada Selasa, 31 Maret 2026, adalah Najwa Laila Khairumillah. Remaja kelahiran Bogor, 19 November 2007 itu  diterima di Fak. Ilmu dan Tekhnologi Kelautan IPB University.

Yang menarik, Najwa – demikian ia biasa disapa –, tak pernah ikut Kursus maupun Bimbel. Namun ia berhasil meraih PTN yang diimpikannya. Keberhasilan itu tak hanya disyukuri oleh Najwa, tapi juga orang tuanya.

Tak hanya bersyukur kepada Allah, orang tua Najwa juga sangat berterima kasih kepada para guru SMA Bina Insani.  “Guru SMA  Bina Insani adalah guru-guru hebat dan luar biasa, tanpa mengikuti kursus dan Bimbel, Najwa  bisa lolos SNBP,” kata Heni Marlina, ibunda Najwa.

Ia menjelaskan, Najwa pernah mengenyam pendidikan di TK Bina Insani, SDN Kencana 1 Bogor, SMPN 16 Bogor  dan SMA di  Bina Insani.

Waktu SMP masa pandemi dan belajar secara daring. Heni dan suaminya  akhirnya memutuskan untuk memilih SMA di SMA Bina Insani untuk Najwa  dengan beberapa pertimbangan:

  1. Sekolahnya bagus, sekolah swasta yang Islami terdepan di kota Bogor
  2. “Sekolahnya dekat terjangkau dari tempat tinggal kami,” ujarnya.
  3. Sekolahnya satu lokasi dengan sekolah tempat Heni mengajar. (Heni merupakan guru TK Bina Insani, Red).
  4. Sekolahnya sudah banyak menghasilkan lulusan yan g masuk PTN
  5. Sekolah swasta peluang masuk PTN-nya lebih banyak karena peminatnya tidak terlalu banyak (jumlah murid tidak sebanyak di SMA Negeri)
  6. “Yang terakhir tidak dipungkiri kami menyekolahkan kedua anak kami di bosowa karena kami selaku karyawan bosowa memiliki fasilitas bebas biaya masuk dan memiliki keringanan biaya SPP bulanan,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Terima kasih tiada terhingga kepada seluruh guru SMA Bina Insani yang welcome, care menerima kekurangan anak kami dari  SMP Negeri dengan masa belajar 3 tahun daring.”

Baca Juga : 6 Siswa SMA Bina Insani Lolos SNBP

Ia mengungkapkan, “Ibu Yunia wali kelas kelas 10 yang keibuan, sangat dekat dengan anak-anak  membuat anak kami sangat nyaman sekolah di Bosowa. Anak kami yang introvert juga di kelas 10 alhamdulillah memiliki beberapa teman dekat yang sangat baik.”

Ia menambahkan, “Masih cerita di kelas 10, anak kami memiliki sedikit kekurangan dalam bahasa Inggris. Alhamdulillah Ms. Sevi selaku guru Bahasa Inggris membantu anak kami memberi tambahan belajar seminggu 2 x,  waktunya pada malam hari. Sungguh terharu,  kagum, bangga dan luar biasa guru2 SMA Bina Insani.

Kelas 11 dengan wali kelas Pak Kiki, demikian beliau biasa dipanggil.  “Alhamdulillah anak kami terus semangat belajar dan Pak Kiki memberi semangat kalau Najwa bisa masuk Kedokteran IPB saat membagikan raport. Semangat yang Pak Kiki berikan membuat Najwa terus belajar dan meningkatkan prestasinya,” kata Heni.

Heni juga mengungkapkan, kelas 12 dengan wali kelas Ibu Iin yang sangat bijak dan sangat memahami anak-anak mampu membuat Najwa terus bekerja keras untuk belajar. “Bu Iin  mendampingi anak-anak  kami saat ada kesulitan baik dalam belajar maupun dalam pertemanan. Pertemanan di kelas 12 bukan tanpa masalah,  tapi  masalah tersebut membuat anak kami  menjadi lebih dewasa, cerdas dalam menyikapi semua kejadian dan lebih berintrospeksi untuk dapat berteman dengan lebih baik lagi,” tuturnya.

Heni menyebytkan, Ibu Maheni, guru Biologi,  adalah guru favoritnya Najwa. “Ibu Riani dan Ibu Indah selaku guru BK,  masya Allah selalu memberi bimbingan dan mendengar keluh kesah Najwa.

“Teruntuk Ibu dan Bapak guru yang tidak kami sebutkan satu persatu,  jasamu sungguh luar biasa, juga ada di hati anak kami.  Terima kasih banyak atas  kerja keras dan kerja ikhlasnya, serta kesabarannya. Terima kasih tiada tara untuk semua pengajaran,  pendidikan dan bimbingannya,” kata Heni.

“Terima kasih atas kebaikan yang telah Bapak Ibu kasih untuk anak kami. Kami tidak akan mungkin bisa membalas kebaikan Bapak Ibu guru, hanya Allah yang bisa membalasnya. Hanya doa dari kami semoga Bapak Ibu guru sehat dan bahagia selalu, berkah berlimpah selalu rizkinya, sholih sholihah putra putrinya, Allah mudahkan segala urusannya dab Allah segera kabul hajat-hajatnya. Salam ta’dzim buat Bapak Ibu guru hebat. We love u full,” pungkas Heni Marlina.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *