News  

Kadin Bekasi dan Dubes Malaysia Bahas Peluang Kolaborasi Ekonomi Kreatif Lintas Negara

Milenianews.com, Jakarta – Upaya memperkuat hubungan ekonomi antara Indonesia dan Malaysia terus diarahkan ke langkah yang lebih konkret. Hal ini terlihat dalam pertemuan antara Ketua Badan Ekonomi Kreatif Kadin Kota Bekasi, Rifki Ardiansyah, dengan Duta Besar Malaysia untuk Republik Indonesia, Dato’ Syed Mohamad Hasrin Syed Ibrahim, di Jakarta.

Pertemuan tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi diplomatik. Diskusi yang berlangsung menyoroti peluang kolaborasi ekonomi kreatif serta upaya membuka jalur ekspansi bisnis yang lebih terarah bagi pelaku usaha dari kedua negara.

Baca juga: IFBEX 2026 Resmi Dibuka, Dorong Kemitraan dan Bisnis UMKM

Dalam kesempatan itu, Rifki memaparkan potensi Kota Bekasi sebagai salah satu kawasan dengan pertumbuhan industri dan ekonomi kreatif yang pesat. Dengan daya beli masyarakat yang tinggi serta ekosistem UMKM yang berkembang, Bekasi dinilai siap menjadi mitra strategis bagi investor maupun brand asal Malaysia.

“Bekasi memiliki daya beli yang tinggi dan ekosistem UMKM yang sangat dinamis. Kami ingin memastikan hubungan Indonesia dan Malaysia tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menghasilkan kolaborasi bisnis yang nyata dan berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima milenianews.com, Rabu (1/4).

Fokus pembahasan juga mengarah pada pentingnya membangun sistem business matching yang lebih efektif. Kebutuhan akan koneksi yang cepat dan tepat antara pelaku usaha menjadi salah satu tantangan yang ingin dijawab dalam kerja sama ini.

Sebagai langkah awal, Rifki memperkenalkan Mitranesia, platform digital yang dirancang untuk memfasilitasi kemitraan bisnis serta mempertemukan pelaku usaha dari Indonesia dan Malaysia. Platform ini diharapkan dapat menjadi jembatan yang mempercepat proses kolaborasi, khususnya dalam sektor franchise dan pengembangan usaha.

“Mitranesia hadir sebagai jembatan digital untuk mempermudah proses business matching. Kami ingin mengurangi hambatan informasi agar kolaborasi bisnis antara Indonesia dan Malaysia bisa berjalan lebih cepat dan tepat sasaran,” jelasnya.

Inisiatif tersebut mendapat respons positif dari pihak Malaysia. Dato’ Syed Mohamad Hasrin menilai langkah proaktif yang dilakukan Kadin Kota Bekasi sebagai bentuk keseriusan dalam membangun ekosistem kerja sama yang lebih terbuka dan aplikatif.

Menurutnya, kehadiran platform seperti Mitranesia dapat membantu pelaku usaha Malaysia memahami pasar Indonesia sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas.

Baca juga: Kemenko PM Dorong Transformasi Pemasaran UMKM di NTB

Pertemuan ini diharapkan menjadi awal dari kerja sama yang lebih berkelanjutan. Kedua pihak berencana menindaklanjutinya melalui forum bisnis serta kunjungan lapangan guna mengeksplorasi potensi investasi di berbagai sektor, seperti kuliner, ritel, dan industri kreatif.

Di tengah persaingan ekonomi global yang semakin dinamis, langkah kolaboratif seperti ini menjadi penting. Tidak hanya memperkuat hubungan bilateral, tetapi juga membuka peluang baru bagi pelaku usaha untuk tumbuh dan bersaing di pasar regional.

Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *