Milenianews.com, Malang– Dukungan terhadap aktivitas dakwah di masyarakat terus dilakukan melalui berbagai program pemberdayaan dai. Baitul Maal Hidayatullah (BMH) menyalurkan satu unit motor dakwah kepada dai yang bertugas di wilayah Batu, Malang, Kamis (5/3/2026), di Kantor BMH Malang.
Motor tersebut diberikan kepada Ustadz Achmad Chumaidi, dai yang aktif melakukan pembinaan masyarakat dan santri di Pusdiklat Hidayatullah Batu. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung mobilitas dakwah, terutama dalam menjangkau masyarakat di berbagai titik pembinaan.
Bagi para dai yang bertugas di lapangan, sarana transportasi memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas dakwah. Banyak dai harus menempuh jarak yang cukup jauh untuk mengajar Al-Qur’an, memberikan pengajian, serta mendampingi masyarakat dalam kegiatan keagamaan.

Ustadz Achmad Chumaidi mengungkapkan rasa syukur atas bantuan tersebut. Menurutnya, kendaraan operasional akan sangat membantu aktivitas dakwah yang selama ini dilakukan di beberapa lokasi pembinaan.
“Alhamdulillah saya sangat bersyukur atas bantuan motor ini. Insya Allah akan sangat membantu aktivitas dakwah kami untuk menjangkau masyarakat dan santri yang membutuhkan pembinaan,” ujarnya.
Baca Juga : Bantu Dai Muda Tugas di Pedalaman Dairi, BMH Sumut Serahkan Motor Dakwah
Kepala Divisi Program dan Pendayagunaan BMH Jawa Timur, Imam Muslim, menjelaskan bahwa program motor dai menjadi salah satu bentuk dukungan nyata bagi para dai yang berada di garis depan pembinaan umat.
“Para dai sering harus menempuh perjalanan cukup jauh untuk membina masyarakat. Dengan adanya sarana transportasi ini, mobilitas dakwah menjadi lebih mudah sehingga jangkauan pembinaan bisa semakin luas,” jelasnya.

Di banyak daerah, peran dai tidak hanya sebatas menyampaikan ceramah. Mereka juga berperan sebagai pembimbing masyarakat dalam pendidikan Al-Qur’an, pembinaan akhlak, hingga penguatan nilai-nilai keislaman di lingkungan sekitar.
Melalui program Motor Dai, BMH berupaya memastikan para dai memiliki sarana yang memadai untuk menjalankan tugas tersebut. Dukungan ini diharapkan mampu memperkuat kiprah para dai dalam mencerdaskan masyarakat, memperluas akses pembinaan keagamaan, serta menghadirkan nilai-nilai kebaikan di tengah kehidupan sosial.













