Milenianews.com, Jakarta – Film Women from Rote Island merupakan film Indonesia yang baru rilis akhir-akhir ini. Film yang disutradarai oleh Jeremias Nyangoen ini sedang tayang di bioskop. Artikel ini akan membahas rangkuman sinopsis dari film Women from Rote Island dari berbagai sumber.
Sejumlah pemain yang berperan dalam Film Women From Rote Island (Perempuan Berkelamin Darah) antara lain Linda Adoe, Sallum Ratu Ke, Irma Rihi, Orly, Van Jhoov dan yang lainnya.
Sinopsis Women from Rote Island
Film ini bermula dari seorang wanita bernama Martha (23 tahun) TKI ilegal di Sabah, Malaysia yang akhirnya berhasil pulang. Di samping itu, terdapat pesan terakhir dari ayahnya yang juga merupakan suami dari Orpa (45) yang tak biasa. Pesan tersebut adalah, “Tidak ada pemakaman sebelum Marta pulang.”
Kepulangan Marta tersebut menjadi kebahagiaan bagi keluarganya, terutama bagi Orpa dan anak bungsunya, Berta (18), serta bagi Damar-jati (25), mantan pacar Martha dari masa SMA yang kini memiliki bisnis tanaman hias.
Namun, di balik kebahagiaan tersebut, Marta mengalami depresi berat karena mengalami pemerkosaan saat bekerja sebagai buruh kelapa sawit di perkebunan selama dua tahun di luar negeri. Film ini memang khusus untuk wanita yang berjuang demi kehidupan yang lebih baik, namun sering kali menghadapi kekerasan.
“Film ini dipersembahkan oleh tim produksi yang berdedikasi. Pemeran dalam film ini telah membawa karakter-karakter ini hidup dan memberikan penampilan yang luar biasa,” kata Jeremias Nyangoen.
Menurut perwakilan dari Perlindungan Perempuan dan Anak (PPAI), film ini telah membuka isu kekerasan seksual yang selama ini terjadi sebagai fenomena gunung es. Banyak kekerasan seksual yang pelaku sebenarnya adalah orang-orang terdekat, bahkan oleh keluarga, di tempat yang seharusnya menjadi tempat aman bagi perempuan dan anak.
Selain itu, film ini juga menunjukkan bahwa kekerasan seksual dapat terjadi di mana saja dan kapan saja, oleh siapa saja, dan terhadap siapa saja. Maka dari itu, film ini salah satu usaha untuk membongkar isu ini.
Film Women from Rote Island menjadi salah satu bentuk kampanye ‘Stop Kekerasan’
Di samping itu, rumah produksi Bintang Cahaya Sinema dan Langit Terang Sinema berpartisipasi dalam kampanye “Stop Kekerasan” melalui film Women from Rote Island. Hal ini terbukti dengan mewujudkan ide dan kreativitas untuk menyuarakan pesan tersebut.
Baca juga : Deretan Film Indonesia dengan Jumlah Penonton Paling Banyak
“Kekerasan seksual sangat jahat, dan melalui film ini, kami ingin bersuara. Stop kekerasan seksual dan lawan kekerasan seksual. Semoga film ini dapat memberikan manfaat bagi semua orang,” ujar Produser Women from Rote Island, Rizka Shakira.
Jangan sampai ketinggalan info terkini bagi generasi milenial, segera subscribe channel telegram milenianews di t.me/milenianewscom.