Menperin : Rombak Kurikulum Pendidikan

Menperin Rombak Kurikulum Pendidikan Indonesia

Milenianews.com, Jakarta  – Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartanto mengemukakan yang dibutuhkan Indonesia saat ini dalam memacu pertumbuhan ekonomi nasional. Menurutnya, selain merevitalisasi sektor industri manufaktur, juga perlu dilakukan pembenahan di sektor pendidikan.

Ia menuturkan pendidikan vokasi harus lebih difokuskan pada sektor manufaktur dan ekonomi digital. “Khususnya pendidikan vokasi yang fokus pada sektor manufaktur dan ekonomi digital,” ujarnya dilansir Antara Minggu (12/05).

Kadua sektor tersebut akan menjadi kunci pertumubuhan industri ekonomi Indonesia kedepan. 

Untuk mencapai target tersebut, Airlangga menuturkan untuk mengoptimalkan peran dari pendidikan vokasi. Ia mengungakapkan politeknik harus lebih ditingkatkan.

“Selain itu, perlu masifnya kegiatan reskilling dan pelatihan kompetensi dalam membangun kualitas SDM Indonesia terutama sektor industri,” paparnya.

Menperin Juga Mendorong Lembaga Lain Untuk Berkontribusi

Ia juga mengatakan untuk merombak kurikulum pendidikan Indonesia. Menurutnya faktor tersebut yang menjadi basis manufaktur dan ekonomi digital di masa depan.

“Oleh karena itu, Indonesia harus merombak kurikulum pendidikan dengan lebih menekankan pada bidang Science, Technology, Engineering, Arts and Mathematics (STEAM),” jelasnya.

Menperin juga selalu berupaya mendorong pelaku industri bersama pemangku kepentingan terkait untuk aktif melakukan penelitian.

Baca Juga : Kemendagri : Pemindahan Ibu Kota Baru Picu Penyebaran Penduduk

“Kami juga mendorong pelaku industri bersama lembaga riset dan perguruan tinggi untuk aktif melakukan kegiatan penelitian dan pengembangan dalam upaya menciptakan invoasi di sektor manufaktur,” jelasnya.

Agar pelaku industri dapat terdorong untuk terlibat, pemerintah akan meluncurkan insentif Super Deductible Tax. 

Menurutnya, fasilitas tersebut akan menciptakan tenaga kerja industri yang kompeten serta menghasilkan invasi produk. (Ikok)

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *