Workshop Penulisan Karya Ilmiah dan Percepatan Studi di UNUSIA, Mahasiswa Menghasilkan Output Proposal Skripsi

Saepullah, MA.Hum,  dosen IIQ Jakarta, menjadi salah satu narasumber workshop penulisan karya tulis ilmiah dan percepatan studi yang diadakan oleh Prodi Ekonomi Syari’ah UNUSIA Jakarta. (Foto: Dok UNUSIA)

Milenianews.com, Bogor– Pada hari Jumat, 12 Juni 2026 Prodi Ekonomi Syari’ah UNUSIA Jakarta kembali melanjutkan workshop penulisan karya tulis ilmiah dan percepatan studi yang sebelumnya sudah dilaksanakan pada tanggal 6 Juni 2026.  Kegiatan tersebutr digelar di Bogor.

Acara dimulai dari jam 08.00 sampai 17.00 WIB. Kegiatan workshop diisi oleh narasumber Saepullah, MA.Hum dosen IIQ Jakarta, Dr. Sarwenda, MA.Pd dosen PTIQ Jakarta dan Abdul Qodir, MA.Hum dosen UNUSIA sebagai penyelenggara. Pada hari kedua ini peserta masih dihadiri oleh mahasiswa semester 6 Prodi Ekonomi Syari’ah UNUSIA Jakarta. “Pada pertemuan kali ini, peserta kembali melanjutkan praktik membuat gap research dalam penelitian,” kata Saepullah, MA.Hum.

Baca Juga : UNUSIA Jakarta Gelar Workshop Penulisan Karya Ilmiah  dan Motivasi Mahasiswa Selesaikan Kuliah Tepat Waktu

Hal itu dimulai dengan memeriksa tugas yang telah diberikan kepada peserta workshop yang diberikan pada pertemuan sebelumnya. Mengumpulkan lima puluh daftar referensi berdasarkan tema penelitian masing-masing peserta. Dengan menggunakan berbagai AI dan referensi manager yang sudah diajarkan untuk membuat kategori dari hasil daftar referensi yang sudah dibuat.

Pada tahap ini, peserta workshop sudah memiliki draft instrumen penelitian, pohon faktor, teori penelitian, tabel referensi sebagai bahan untuk membuat proposal skripsi. Selanjutnya peserta diminta untuk mempraktikkan secara langsung membuat daftar referensi yang sudah dibuat ke dalam aplikasi zotero dan membuatnya ke dalam tulisan masing-masing. Kemudian peserta juga langsung praktik membuat proposal secara lengkap dengan menggunakan draft awal yang sudah dibuat.

“Dengan demikian, workshop penulisan karya tulis ilmiah dan percepatan studi di hari kedua, menghasilkan output proposal skripsi yang sudah selesai dibuat,” kata Saepullah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *