SIT Fajar Hidayah Berangkatkan Delegasi Indonesia Menghadiri GITOMUN 2025 ke Turkiye

Sekolah Islam Terpadu (SIT) Fajar Hidayah, Guynung Putri, Bogor,  menggelar  Simulasi GITOMUN (Global Islamic Teen Model United Nations) pada hari Senin, 20 Oktober 2025, sebagai persiapan bagi para delegasi Indonesia yang akan berangkat mengikuti GITOMUN Turkiye 2025 di Istanbul, Turki. (Foto: Dok SIT Fajar Hidayah)

Milenianews.com, Kota Wisata— Sekolah Islam Terpadu (SIT) Fajar Hidayah sukses, Gunung Putri, Bogor,  menyelenggarakan kegiatan Simulasi GITOMUN (Global Islamic Teen Model United Nations) pada hari Senin, 20 Oktober 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan bagi para delegasi Indonesia yang akan berangkat mengikuti GITOMUN Turkiye 2025 di Istanbul, Turki.

GITOMUN sendiri merupakan konferensi internasional berbasis Model United Nations (MUN) yang diselenggarakan oleh Güngören ITO Anatolian Girls Religious High School di Istanbul. Melalui kegiatan ini, para pelajar berperan sebagai perwakilan negara anggota PBB untuk berdiskusi, berdebat, dan mencari solusi terhadap isu-isu global aktual.

Ajang Latihan Diplomasi dan Berpikir Kritis

Kegiatan simulasi di SIT Fajar Hidayah Kota Wisata diikuti oleh siswa-siswi SMP dan SMA serta dihadiri oleh seluruh civitas sekolah. Simulasi ini menjadi kesempatan bagi peserta untuk melatih kemampuan berpikir kritis, berbicara di depan umum, dan memahami isu-isu global melalui suasana sidang diplomatik yang interaktif.

Simulasi GITOMUN kali ini dipimpin oleh Siti Damelza, siswi kelas 12 SIT Fajar Hidayah, yang bertugas sebagai Chairboard sekaligus perwakilan negara Australia. Ia memimpin jalannya sidang dengan penuh tanggung jawab dan berhasil menjaga suasana diskusi tetap hidup dan produktif.

Baca Juga : Mahasiswi Ceko Jalani Internship di SIT Fajar Hidayah: Kolaborasi Pendidikan dan Budaya yang Inspiratif

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Mirdas Eka Yora, selaku pimpinan Yayasan Fajar Hidayah, serta dipandu oleh Abla Hayati, yang nantinya juga akan mendampingi para delegasi Indonesia saat konferensi di Turki.

Peserta dan Negara yang Diwakili

Simulasi ini diikuti oleh enam delegasi dari berbagai sekolah di Indonesia, yaitu:

SMA SIT Fajar Hidayah Kota Wisata

SMA Al Madinah

SMA Labschool Kaizen

SMA Firdaus Negara Bali

Para delegasi merepresentasikan sejumlah negara seperti Korea Selatan, Mesir, Meksiko, Jepang, Afrika Selatan, dan Australia, serta bergabung dalam berbagai komite internasional seperti WHO dan United Nations.

 

Tema Global: “Reduce and Reuse of Plastic”

Tema utama dalam simulasi kali ini adalah “Reduce and Reuse of Plastic” atau “Plastic Pollution Policy”. Melalui topik tersebut, para delegasi membahas isu global mengenai limbah plastik dan dampaknya terhadap iklim dan lingkungan, sekaligus menawarkan solusi inovatif untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap daur ulang.

Seluruh proses simulasi dilaksanakan dalam bahasa Inggris, sehingga selain mengasah kemampuan diplomasi, peserta juga mendapat kesempatan meningkatkan keterampilan berbahasa asing secara formal dan kontekstual.

 

Antusiasme dan Dampak Positif

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme dan semangat tinggi dari para peserta maupun penonton. Siswa-siswi Fajar Hidayah, khususnya dari kelas 7 SMP hingga kelas 12 SMA, mendapat pengalaman berharga dalam memahami bagaimana forum internasional diselenggarakan serta bagaimana diskusi dan debat sehat dilakukan secara profesional.

“Selain memperluas wawasan global, kegiatan ini juga menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, kerja sama tim, dan rasa percaya diri dalam berbicara di depan umum,” kata Pimpinan Yayasan Fajar Hidayah, Mirdas Eka Yora.

Menutup kegiatan, Chairboard memberikan apresiasi kepada seluruh peserta atas dedikasi dan partisipasi mereka. Melalui simulasi ini, SIT Fajar Hidayah berharap agar para siswa termotivasi untuk menjadi generasi muda yang peduli terhadap isu lingkungan, berani berpendapat di forum global, serta siap menjadi delegasi GITOMUN di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *