Pelaksanaan TKA AN di  SMA Bosowa Bina Insani Berjalan Lancar

Siswa SMA Bosowa Bina Insani Kota Bogor kelas XII yang berjumlah 91 orang telah mengikuti kegiatan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Asesmen Nasionan (AN), 2 – 5 November 2026. (Foto: Dok SMA Bosowa Bina Insani)

Milenianews.com, Bogor– Siswa SMA Bosowa Bina Insani Kota Bogor kelas XII yang berjumlah 91 orang telah mengikuti kegiatan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Asesmen Nasional  (AN) pada  tanggal 2 – 5 November 2026. Kegiatan TKA AN SMA Bina Insani berjalan lancar dan terpantau dengan baik di Laboratorium Komputer Sekolah Bosowa Bina Insani.  Pelaksanaan ujian berlangsung selama empat hari dengan pembagian 3 sesi yang teratur untuk menjamin kelancaran teknis dan kenyamanan para peserta.

Salah satu pembaharuan yang hadir di pelaksanaan TKA 2026 jenjang SMA adalah integrasi dengan Asesmen Nasional  (AN). Mata Pelajaran yang dijadwalkan dalam TKA ini adalah 3 mata pelajaran wajib yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Matematika, serta 2 mata pelajaran pilihan.  Komponen AN yang diukur adalah Survei Karakter dan Survey Lingkungan Belajar. TKA AN ini adalah program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang dilaksanakan secara serentak dan terjadwal dalam dua gelombang. TKA AN ini diikuti oleh siswa kelas XII SMA dan diselenggarakan di berbagai daerah di seluruh Indonesia.

Rangkaian kegiatan TKA dan AN dilaksanakan secara Computer-Based Test (CBT) di laboratorium komputer Sekolah Bosowa Bina Insani dengan pengawasan ketat dari panitia dan guru pengawas silang.  Seluruh proses berjalan dengan tertib, lancar, dan sesuai prosedur yang telah ditetapkan. Tim proktor dan pengawas memastikan setiap sesi ujian berjalan tanpa kendala teknis berarti, dengan dukungan sarana dan prasarana yang optimal.

Kepala SMA Bina Insani Bogor, Muhamad Nasir Rusunah, menyampaikan bahwa pihak sekolah telah melakukan berbagai persiapan matang, baik dari sisi sarana prasarana infrastruktur IT, jaringan internet, hingga kesiapan mental dan akademik para siswa. “Pelaksanaan TKA dan Asesmen Nasional ini berjalan dengan lancar dan kondusif. Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan lingkungan ujian yang jujur, adil, dan nyaman bagi para siswa. Kami berharap melalui asesmen ini, kami dapat memperoleh gambaran evaluasi yang objektif demi terus meningkatkan kualitas lulusan SMA Bina Insani,” ujarnya.

Ketua Pelaksana kegiatan, Asmahudroh, menambahkan bahwa TKA adalah asesmen terstandar nasional yang dirancang untuk mengukur capaian akademik individu siswa pada mata pelajaran tertentu, namun tidak menentukan kelulusan dari satuan pendidikan. “Harapannya, siswa-siswi kami bisa meraih skor minimal baik bahkan istimewa sebagai bentuk capaian akademik yang terukur.  Apalagi penilaian yang diberlakukan berbeda dengan tahun sebelumnya.  Bentuk skala skor hasil penilaian TKA tahun ini menggunakan rentang skor 200 hingga 800 pada bidang studi utama Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan mata pelajaran pilihan.  Pemetaaan hasil TKA pun ke dalam empat kategori capaian, yakni Kurang, Memadai, Baik, dan Istimewa.  Skor istimewa diraih bila skor minimal 725,” jelasnya.

Baca Juga : SMA Bosowa Bina Insani Gelar Kokurikuler Pemira Ketua OSIS dan MPK Berbasis SSK

Nurul Fatiah, wakil kepala sekolah Bidang Kurikulum SMA Bina Insani menyampaikan TKA AN ini menjadi alat ukur yang objektif dan terstandar untuk kemampuan akademik murid. “TKA ini dalam rangka menguji mata pelajaran sesuai kurikulum dan mata pelajaran pilihan siswa.  Soal yang diujikan penekanan Higher Order Thinking Skills / HOTS dan sudah kami latihkan di kelas.  TKA AN ini juga sebagai alat validasi rapor dan bahan pertimbangan seleksi PTN dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan jalur seleksi lanjutan lainnya,” kata Nurul Fatiah.

Ia menambahkan, pelaksanaan kegiatan TKA dan AN di SMA Bina Insani dipantau baik oleh Yayasan dan KCD.  “Kami dikunjungi langsung oleh Pendamping Satuan Pendidikan SMA Kota Bogor, Bapak Ujang Lukman.  Dengan terselenggaranya kegiatan TKA dan AN ini, SMA Bina Insani terus berkomitmen meningkatkan mutu pembelajaran dan pendampingan akademik yang terarah, guna mendukung pencapaian visi sekolah sebagai lembaga pendidikan yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing tinggi,” pungkas Nurul.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *