Milenianews.com, Bogor— Sekolah SMA Bosowa Bina Insani, Bogor, menggelar Kokurikuler (Proyek) Pemilihan Raya (Pemira) Ketua OSIS dan MPK Berbasis Sekolah Siaga Kependudukan (SSK). Kegiatan tersebut diikuti murid kelas 10 dan 11, dan dilaksanakan dari tanggal 12 hingga 16 Oktober 2026.
“Alhamdulillah, SMA Bosowa Bina Insani (BBI) merupakan salah satu dari 105 sekolah di Bogor terpilih menjadi Sekolah Siaga Kependudukan (SSK),” kata Kepala Sekolah SMA Bosowa Bina Insani, Muhammad Nasir Rusunah S.Sos.
Chief Academic Officer (CAO) Sekolah Bosowa Bina Insani, Haposan Andy Citra M.Pd mengucapkan selamat kepada seluruh peserta Kokurikuler Pemira Ketua OSIS dan MPK Berbasis SSK. “Kalian adalah calon pemimpin masa depan Indonesia. Untuk itu, kalian perlu ditempa sejak dini, dan acara ini merupakan salah satu wadahnya,” kata Haposan Andy saat membuka acara.
Ia menegaskan pentingnya bagi para siswa mengikuti rule pendidikan. “Tiap-tiap negara berbeda cara atau rule pendidikannya. Negara-negara Barat mendasarkan pada pemikiran dan ilmu pengetahuan. Sedangkan negara-negara Timur (termasuk Indonesia) mendasarkan pada ilmu pengetahuan dan spiritual,” ujarnya.

Untuk itu, Haposan Andy mengemukakan, para siswa perlu sejak dini menerapkan sikap, perilaku, tindak tanduk dan cara berpikir yang baik. “Banyak orang dibentuk dari tantangan-tantangan kehidupan yang dihadapi. Bapak Berharap para siswa siswa SMA Bosowa Bina Insani sejak dini sudah mengambil keputusan pilihan yang tepat didampingi guru pendamping. Lima belas tahun yang akan datang insya Allah anak didik kami menjadi pemimpin-pemimpin yang amanah, saleh dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman,” kata Haposan Andy.
Baca Juga : SMA Bosowa Bina Insani Rayakan Kelulusan Siswa-siswi di SNBP dan IUP 2025
Di akhir sambutannya, Haposan Andy mengatakan, “Yang membuat kalian sukses adalah kalian sendiri. Jangan menunggu orang lain mengajarkan kalian sukses. Pesan Bapak: Jagalah spiritualitas, jagalah shalat kapanpun dan di manapun.”
Kepala Sekolah SMA Bosowa Bina Insani, Muhammad Nasir Rusunah menambahkan, Kokurikuler (Proyek) Pemilihan Raya Ketua OSIS dan MPK Berbasis Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) bertujuan untuk:
- Pemilihan Ketua OSIS-MPK Tahun Ajaran 2026/2027.
- Pojok SSK
- Kampanye Sehat
- Pengaplikasian 8 Dimensi Profil Lulusan. Yakni, Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Kewargaan, Penalaran Kritis, Kreativitas, Kolaborasi, Kemandirian, Kesehatan, dan Komunikasi.
- Membangun Critical Thinking Murid Kelas 10 dan 11
- Mengaplikasikan teori materi pelajaran ke dalam pengalaman nyata.
- Penguatan kolaborasi dan kepemimpinan.

Nasir berharap, semoga murid kelas 10 dan 11 yang menjalani Kokurikuler dapat mengoptimalkan arti penting dan manfaat Kokurikuler yaitu:
- Menghubungkan Teori dan Praktik.
- Penguatan Delapan Dimensi Profil Lulusan: Mendukung pembentukan karakter dan kompetensi yang mencakup keimanan, akhlak mulia, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, serta komunikasi.
- Pembelajaran yang utuh.
- Melatih Soft Skills: Membangun kepemimpinan, rasa tanggung jawab, kemampuan bekerja sama dalam kelompok, serta manajemen diri.
- Mengurangi Kejenuhan Belajar: Memberikan variasi metode belajar yang lebih dinamis dan bermakna, sehingga dapat menurunkan tingkat stres akademik murid.
Ketua Panitia, Maheni Yunitasari S.Pd., M.Pd. mengatakan, pada kegiatan ini para siswa dibagi menjadi 4 peran, yaitu panitia MPK, calon ketua OSIS/MPK beserta tim sukses dan forum warga. “Tujuan kegiatan adalah wadah pembentukan karakter Pelajar Pancasila yang berwawasan kependudukan, peka terhadap isu-isu remaja serta siap menjadi pemimpin masa depan yang bertanggung jawab,” kata Maheni Yunitasari.













