Milenianews.com, Jakarta – Momen ketika nama sendiri bergema di ruang wisuda sebagai lulusan terbaik sering kali terasa seperti adegan dalam mimpi yang terlalu indah untuk dipercayai. Rasa tak percaya itu pula yang menyergap Dwi Rizky Nurjanah saat namanya dipanggil ke depan podium wisuda Cyber University. Setelah empat tahun berjibaku dengan tumpukan tugas, ruang kelas, dan obrolan panjang bersama dosen, pencapaian tertinggi itu justru hadir tanpa perlu strategi yang muluk-muluk.
Dwi Rizky Nurjanah merupakan lulusan Program Studi Sistem Informasi yang mengikuti Wisuda Cyber University keempat di Gedung Pewayangan Kautaman, Jalan TMII Pintu 1 No. 01, Pinang Ranti, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Kamis (17/9/2026).
Baca juga: SINERGI 2026 Cyber University Kenalkan Dunia Kampus dan Karier kepada Mahasiswa Baru
Bagi Dwi, predikat tersebut bukan sekadar sebuah penghargaan di penghujung masa kuliah. Ada perjalanan panjang yang membuatnya sampai pada titik tersebut. Karena itu, ketika menyandang predikat wisudawan terbaik, perasaan bahagia dan haru datang bersamaan.
“Perasaannya sebenarnya senang, terharu, enggak nyangka juga bisa jadi wisudawan terbaik. Karena mikirnya enggak bisa sampai di titik ini. Tapi ternyata bisa jadi wisudawan terbaik itu salah satu hadiah terbaik juga selama empat tahun ini,” ujar Dwi.
Di balik pencapaiannya, Dwi memilih menjalani masa kuliah dengan konsisten. Ia tidak mencari strategi yang rumit. Baginya, hal-hal sederhana seperti mengikuti perkuliahan dengan baik, menyelesaikan tugas, dan membangun komunikasi dengan dosen justru menjadi bagian penting dalam proses belajarnya.
Menurut Dwi, berdiskusi dengan dosen menjadi salah satu cara untuk memperluas pengetahuan. Interaksi tersebut membuat proses perkuliahan tidak berhenti pada materi yang disampaikan di ruang kelas, tetapi berkembang melalui pertanyaan, diskusi, dan pengalaman selama menjalani pendidikan.
“Kalau kunci dan strateginya, yang penting sih pastinya mengikuti kegiatan perkuliahan. Rajin mengikuti kegiatan perkuliahan, kemudian tugas-tugas, sama paling rajin untuk berdiskusi sama dosen. Itu yang bisa untuk nambah ilmu selama kuliah,” katanya.
Bagi generasi muda yang sedang menjalani perkuliahan, pengalaman Dwi menunjukkan bahwa pencapaian akademik dapat dibangun dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten. Kuliah bukan hanya tentang mengejar hasil akhir, tetapi juga tentang bagaimana mahasiswa memanfaatkan setiap kesempatan untuk belajar dan berkembang.
Proses tersebut juga menjadi bagian dari semangat pendidikan berbasis teknologi yang terus berkembang. Cyber University sebagai “Shaping Future Digital Leader” turut mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi, kreativitas, dan pengalaman praktis sebagai bekal menghadapi dunia kerja serta beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang terus berubah.
Menatap Dunia Kerja sebagai Associate Product Manager
Setelah menyelesaikan perjalanan akademiknya, Dwi tidak ingin berhenti pada pencapaian sebagai wisudawan terbaik. Babak berikutnya justru sudah menunggu. Ia memilih melanjutkan karier dan menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama kuliah dalam dunia profesional.
Langkah tersebut semakin jelas setelah Dwi mendapatkan kesempatan bekerja sebagai Associate Product Manager. Posisi tersebut menjadi ruang baru baginya untuk mengembangkan kemampuan sekaligus mendapatkan pengalaman di dunia industri.
“Untuk rencana, pastinya melanjutkan karier dulu. Kebetulan sekarang sudah diterima juga sebagai Associate Product Manager dan akan melanjutkan karier sebagai Associate Product Manager ke depannya,” ungkapnya.
Pilihan untuk melanjutkan karier menjadi bagian dari perjalanan baru Dwi setelah menyelesaikan pendidikan. Pengetahuan yang diperoleh selama kuliah kini akan berhadapan dengan berbagai tantangan nyata di dunia kerja, sekaligus membuka kesempatan baginya untuk terus belajar.
Dosen dan Perjalanan Akademik
Di balik perjalanan seorang mahasiswa menuju kelulusan, ada sosok-sosok yang turut memberikan dukungan. Bagi Dwi, dosen memiliki peran yang cukup besar dalam membantunya menjalani proses akademik.
Ia merasakan dosen tidak hanya hadir untuk menyampaikan materi perkuliahan, tetapi juga memberikan pendampingan ketika mahasiswa menghadapi kesulitan. Dosen juga aktif mengingatkan mahasiswa mengenai berbagai kegiatan yang dapat mendukung proses pengembangan diri.
“Dosen-dosen itu biasanya sangat proaktif ketika mahasiswanya dalam kesulitan ataupun ada kegiatan-kegiatan yang memang harus diikuti oleh mahasiswanya. Sehingga mahasiswa jadi aware dan juga bisa mengikuti kegiatan tersebut dengan baik,” tuturnya.
Baca juga: Cintami Dewi Mulyati Jadi Wisudawan Terbaik Cyber University
Kini, perjalanan empat tahun Dwi di bangku kuliah telah sampai pada satu titik penting. Predikat wisudawan terbaik Cyber University menjadi bagian dari cerita yang akan ia bawa ketika memasuki dunia profesional.
Namun, bagi Dwi, wisuda bukanlah akhir dari proses belajar. Justru setelah mengenakan toga dan meninggalkan ruang akademik, perjalanan baru dimulai. Dengan bekal ilmu, pengalaman, serta dukungan yang diperolehnya selama kuliah, ia bersiap menapaki dunia kerja sebagai Associate Product Manager dan terus berkembang di tengah perubahan teknologi yang semakin dinamis.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.













