Pesan kepada Siswa SD Bosowa Bina Insani yang akan Melaksanakan Immersion Program di Korea Selatan: Jangan Tinggalkan  Shalat!

SD Bosowa Bina Insani menggelar acara Pelepasan Immersion Sister School Program (Immersion Program) To South Korea di Aula SD Bosowa Bina Insani, Bogor, Jumat (6/11/2026). Chief Academic Officer (CAO) Sekolah Bosowa Bina Insani (SBBI), Haposan Andy Citra M.Pd menyampaikan pesan khusus kepada para siswa SD Bosowa Bina Insani yang melaksanakan kegiatan Immersion Program. (Foto: Dok SD Bosowa Bina Insani)

Milenianews.com, Bogor— Chief Academic Officer (CAO) Sekolah Bosowa Bina Insani (SBBI), Haposan Andy Citra M.Pd menyampaikan pesan khusus kepada para siswa SD Bosowa Bina Insani yang melaksanakan kegiatan Immersion Program di Korea Selatan. “Pesan Bapak untuk kalian yang akan melaksanakan kegiatan Immersional Program di Korea Selatan: Jangan tinggalkan shalat. Jagalah shalat di manapun kalian berada,” kata Haposan Andy saat acara pelepasan peserta Immersion Sister School Program   (Immersion Program) To South  Korea  di Aula SD Bosowa Bina Insani, Bogor, Jumat (6/11/2026).

Seperti diketahui, sebanyak 22 siswa SD Bosowa Bina Insani akan melaksanakan Immersion Sister School Programme   di Korea Selatan, tanggal 9 sampai 16 November 2026. Kegiatan Immersion Program itu akan dilaksanakan di dua kota: Seoul dan Jeonju.

Acara pelepasan peserta Immersion Program tersebut dihadiri oleh Executive Principal (EP) SBBI, Yudi Oktiadi Nugraha, para PIC (Penanggung Jawab) Bosowa School, Kepala Sekolah SD Bosowa Bina Insani, Dra. Eka Rafikah, para orang tua siswa, serta para siswa SD Bosowa Bina Insani.

Tak lupa Haposan Andy mengucapkan terima kasih kepada para orang tua atas kerja sama mereka dalam menyukseskan program-program sekolah, termasuk Immersion Program. “Pendidikan itu tidak hanya belajar di kelas. Dan kegiatan Immersion Program di negara lain merupakan bagian dari proses belajar yang tidak kalah pentingnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, investasi di bidang pendidikan adalah investasi jangka Panjang. “Apa yang kita tanam hari ini, hasilnya insya Allah kita petik 15-20 tahun yang akan datang. Anak-anak kita adalah calon pemimpin di masa depan. Dengan bekal yang kita berikan sejak dini,  insya Allah 15-20 tahun yang akan datang mereka  menjadi pemimpin yang amanah dan mampu membangun bangsa dan negara kita menjadi lebih baik,” papar Haposan Andy.

Kepala Sekolah SD Bosowa Bina Insani, Eka Rafikah mengatakan, kegiatan  Immersion Program ini bukan sekadar perjalanan ke luar negeri atau kesempatan untuk mengunjungi negara lain. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan bagian dari proses pendidikan untuk membuka wawasan global, memperluas pengalaman, membangun kemandirian, serta menumbuhkan keberanian anak-anak dalam berinteraksi dengan lingkungan dan budaya yang berbeda.

“Melalui kegiatan ini, anak-anak akan belajar mengenal budaya Korea Selatan, berinteraksi dengan teman-teman dari negara lain, mengamati sistem pendidikan, serta memahami bahwa dunia ini sangat luas dan penuh dengan kesempatan untuk belajar. Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Jadilah anak-anak yang berani mencoba hal baru, memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, mampu beradaptasi, dan selalu menghargai perbedaan.Ingatlah bahwa kalian bukan hanya membawa nama pribadi dan keluarga, tetapi juga membawa nama baik SD Bina Insani dan bangsa Indonesia,” kata Eka Rafikah.

Baca Juga : SD Bosowa Bina Insani Gelar Sister School Immersion Program to Korea 2026

Ia menambahkan, “anak-anakku, ingatlah bahwa dunia adalah kelasmu, dan setiap pengalaman adalah kesempatan untuk belajar.”

  • Be a Global Learner – Berani belajar, mengenal dunia, dan terbuka terhadap pengalaman baru.
  • Be a Good Ambassador – Menjadi duta sekolah dan Indonesia yang santun, disiplin, serta menghargai perbedaan budaya.
  • Bring Home Inspiration – Pulang bukan hanya membawa oleh-oleh, tetapi juga pengetahuan, pengalaman, dan inspirasi untuk dibagikan kepada teman-teman di sekolah.

“Tunjukkan karakter terbaik kalian. Jadilah pribadi yang smart, Islamic, disciplined, innovative, dan competitive. Tetaplah santun, disiplin, bertanggung jawab, menjaga ibadah, serta menghormati budaya dan kebiasaan masyarakat setempat,” kata Eka Rafikah.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan orang tua, Ysamin Sanad mengucapkan terima kasih kepada pihak Yayasan Bosowa Bina Insani/ Sekolah Bosowa Bina Insani, sertaa Kepala Sekolah dan Guru SD Bosowa Bina Insani yang telah menginisiasi kegiatan Immersion Program di Korea Selatan. “Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menambah wawasan siswa terkait kehidpan dan dan budaya di negara lain,” kata Yasmin Sanad yang juga Ketua Komite Sekolaha tau Parents Association Bosowa Bina Insani (PABBI) SD Bosowa Bina Insani.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *