The Reds pun tak ragu untuk melepas keduanya, jika ada tawaran yang supertinggi dilayangkan ke Anfield untuk keduanya. Dimuat Goal, Duncan Castles, pakar transfer pemain mengatakan, bahwa Liverpool sedang mencari bomber anyar di bursa transfer musim panas ini.
Baca Juga : Kisah Inspiratif : Belajar Kesederhanaan dari Sadio Mane
Ia pun menyebut bahwa The Reds juga sedang mencari striker pelapis Salah-Mane di bursa transfer berikutnya.
Sebelumnya, Liverpool sedang mendekati bintang RB Leipzig, Timo Warner dengan klausal pelepasan mencapai 53 juta pounds. Namun sangat disayangkan, bahwa Timo lebih memilih kontrak dengan Chelsea.
Lebih lanjut, Castles mengatakan bahwa dari sisi finansial, Liverpool dalam masa krisis akibat dampak dari pandemi virus Corona. Tak menutup kemungkinan, bahwa mereka akan menjual aset klub, termasuk Salah dan Mane.
“Klopp tampak akan menghemat di musim panas ini dengan sekadar berbelanja pemain pelapis untuk Salah, Mane dan Firmino. Tapi Castles menegaskan, bukan itu permasalahan Liverpool saat ini,” ungkap Castles.
Liverpool siap lepas Salah dan Mane
Foto : Pemain depan Liverpool, Salah, Mane, dan Firmino.Liverpool masih memburu penyerang baru dengan tipikal pemain seperti Werner. “Liverpool juga tidak perlu mendatangkan penyerang murah,” jelasnya.
Dua superstar Liverpool itu pun, sudah dikaitkan dengan kompetisi La Liga Spanyol. Liverpool pun tengah menunggu manuver dari Real Madrid terhadap keduanya.
“Informasi yang saya miliki bahwa Liverpool tetap tertarik untuk merekrut tipe penyerang seperti Timo Werner,” ujar Castles.
“Mereka ingin seorang suksesor terhadap keduanya apabila mereka memutuskan untuk memenuhi ambisi mereka hengkang dan bermain di La Liga,” jelasnya.
Baca Juga : Liverpool Terancam tak bisa Rayakan Euforia Juara di Anfield
Saat ini, Salah dan Mane sudah berusia 28 tahun. “Jadi Anda sampai pada periode di mana apabila tawaran besar untuk salah satu atau keduanya datang, klub akan membiarkan mereka hengkang.”
“Liverpool akan memperoleh untung besar-besaran dan bisa menginvestasikan ulang pada pemain yang lebih muda, yang cocok dengan sistem tim dan telah dibina,” ucapnya.
“Kami tahu betapa bagusnya rekrutmen Liverpool, kami tahu betapa cerdasnya mereka dalam membeli dan menjual para pemain,” ulas Castles. (Ikok)