Milenianews.com, Jakarta – Juventus secara mengejutkan kalah dari Udinese. Pelatih Juventus, Maurizio Sarri meyakini anak asuhnya itu mengalami kelelahan secara fisik dan mental. Padahal satu kemenangan lagi, akan mengunci scudetto mereka untuk musim ini.
Padahal, Juventus berhasil unggul lebih dulu lewat gol Matthijs de Ligt di babak pertama. Namun perjuangan Udinese untuk keluar dari zona degradasi membuat mereka lebih semangat dalam pertandingan.
Baca Juga : Jorginho di Rumorkan Bergabung dengan Juventus
Kans Scudetto ke-9 berutun Juventus masih bisa terjaga
Awal babak kedua, Illija Nestorovski menyamakan skor dan tambahan gol tercipta di menit terakhir injury time menit ke-92 oleh Seko Fofana. Kekalahan ini membuat Juventus unggul tiga poin dengan tiga laga tersisa.
“Di periode ini, kami secara fisik dan mental telah letih dan itu masalah umum untuk semua tim,” kata Sarri.
Pasalnya, Juventus permainan agresif Juventus pada lanjutan laga di musim ini, lebih menguras tenaga. “Bermain agresif di musim sekarang lebih menguras tenaga. Untuk sekarang yang terpenting adalah kepatuhan karena perubahan sangat mudah terjadi di pertandingan.”
“Terkadang sangat sulit menjaga tempo di sebuah pertandingan, seperti hari ini. Kami kalah.”
Baca Juga : Cristiano Ronaldo tak Bahagia di Juventus, Akankah Pergi Akhir Musim ini?
Kans Scudetto Juventus untuk mempertahankan gelar Serie A bisa terjaga saat menjamu Sampdoria akhir pekan ini. Sarri pun menegaskan bahwa timnya akan fokus di kompetisi liga domestik.
“Untuk sekarang saya tidak memikirkan Liga Champions, dalam otak saya hanya Sampdoria,” lanjutnya.
“Kami harus fokus, baru memikirkan Eropa.” Satu kemenangan akan membuat mereka secara resmi mengamankan gelar kesembilan Si Nyonya Tua secara beruntun. (Rifqi Firdaus)