Milenianews.com, Bali – Jujur saja, berapa banyak dari kita yang benar-benar peduli siapa juara ketiga sebuah turnamen? Begitu peluit final berbunyi dan trofi terangkat, perhatian publik biasanya langsung berpindah. Peringkat ketiga hanya lewat sebagai angka di klasemen, seolah tidak ada cerita di baliknya.
Padahal, sering kali justru dari posisi “hampir juara” itulah sebuah tim menemukan alasan untuk bangkit. Persija Jakarta memilih melihat Piala Presiden 2026 bukan sebagai kegagalan, melainkan bekal sebelum perang yang sesungguhnya dimulai.
Persija memastikan finis di peringkat ketiga Piala Presiden 2026 setelah menaklukkan Arema FC 3-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Kamis (6/8). Gol-gol Witan Sulaeman, Arlyansyah Abdulmanan, dan Victor Dethan mengantar tim asuhan Shin Tae-yong menutup turnamen dengan kemenangan meyakinkan.
Baca juga:Â Shin Tae-yong Ungkap Alasan Persija Rekrut Tiga Pemain Balkan untuk Musim 2026/2027
Lebih dari Sekadar Menang
Bagi penyerang Persija, Gustavo Almeida, hasil tersebut bukan hanya soal naik podium. Ia menilai turnamen pramusim memberi kesempatan kepada tim pelatih untuk mengukur kemampuan seluruh pemain melalui rotasi yang dilakukan sepanjang kompetisi.
Persija memainkan lima pertandingan dengan komposisi pemain yang terus berganti, termasuk memberi kesempatan kepada Muhammad Hafizh Rizkianur mengawal gawang pada laga perebutan tempat ketiga. Menurut Gustavo, menit bermain yang merata menjadi modal penting untuk memperbaiki kekurangan tim sebelum musim baru dimulai.
Liga Jadi Target Utama
Meski puas menutup turnamen dengan kemenangan, Gustavo mengakui Persija masih memiliki banyak pekerjaan rumah. Dengan Super League 2026/2027 yang akan dimulai dalam waktu kurang dari sebulan, fokus tim kini sepenuhnya beralih ke kompetisi resmi.
Persija dijadwalkan menghadapi Borneo FC pada pekan pembuka. Gustavo pun berharap dapat terus mencetak gol dan membantu Macan Kemayoran bersaing di papan atas.
Baca juga:Â Bangkit dari Ketertinggalan Dua Gol, Persija Bermain Imbang 2-2 Lawan Port FC
Peringkat ketiga memang bukan gelar yang paling dibicarakan. Namun, terkadang tim besar tidak lahir dari pesta juara, melainkan dari keberanian mengevaluasi diri. Persija tampaknya memahami satu hal: trofi pramusim memang menyenangkan, tetapi konsistensi di liga jauh lebih menentukan siapa yang benar-benar layak disebut penantang gelar.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.