Lionel Messi Cetak Gol di Laga Perpisahan, Argentina Hajar Benin 3-0

messi

Milenianews.com, Jakarta – Kalau perpisahan punya standar sempurna, Lionel Messi barangkali baru saja menaikkan standarnya sendiri. Usia 39 tahun, laga ke-208, satu gol, dua assist, dan kemenangan 3-0. Di Stadion Monumental Buenos Aires, Rabu (7/10) pagi WIB, Argentina tidak sekadar menang atas Benin. Mereka sedang menutup satu babak terbesar dalam sejarah sepak bola negeri itu.

Lebih dari 85 ribu penonton memenuhi Monumental. Pertandingan bahkan dihentikan pada menit ke-10 untuk memberi penghormatan kepada Messi. Tepuk tangan, nyanyian, dan seremoni perpisahan memenuhi stadion yang selama bertahun-tahun menjadi panggung sang kapten.

Baca juga: Argentina Bangkit Dramatis! Tundukkan Mesir 3-2 dan Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Argentina baru menemukan gol setelah turun minum. Pada menit ke-48, Nicolás Otamendi menyambut umpan Messi untuk membuka skor. Enam belas menit kemudian, Messi kembali menjadi kreator. Umpannya menemukan Nico Paz, yang menggandakan keunggulan Argentina menjadi 2-0.

Lalu tiba momen yang paling ditunggu. Pada menit ke-71, Argentina mendapat penalti. Messi maju ke titik putih dan menaklukkan kiper Benin. Satu gol terakhir untuk Argentina. Tidak perlu trik tambahan. Rupanya Messi tahu cara membuat perpisahan tanpa harus terlalu banyak basa-basi.

Laga ini menjadi penutup perjalanan 21 tahun Messi bersama tim nasional Argentina. Ia mengakhiri karier internasional dengan 208 penampilan dan 126 gol, sekaligus menjadi pemain dengan penampilan dan gol terbanyak dalam sejarah Argentina.

Dalam perjalanannya, Messi membawa Argentina meraih Copa América 2021, Piala Dunia 2022, dan Copa América 2024. Ia juga membawa La Albiceleste ke final Piala Dunia 2026 sebelum kalah dari Spanyol.

Yang menarik, Messi dahulu pernah menjadi pemain yang paling sering dipertanyakan ketika memakai jersey Argentina. Kini, justru satu stadion penuh berdiri untuk mengucapkan terima kasih. Hubungan yang dulu rumit itu akhirnya punya penutup yang jauh lebih manis.

Baca juga: Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina pada Usia 39 Tahun

Dan malam itu bukan hanya milik Messi. Otamendi juga menutup karier internasionalnya, membuat pertandingan melawan Benin terasa seperti dua legenda Argentina sekaligus menurunkan tirai.

Messi tidak meninggalkan Argentina dengan pidato panjang atau janji untuk kembali. Ia pergi dengan cara yang paling dikenalnya: menciptakan gol, membuat gol, menang, lalu membiarkan satu stadion mengurus bagian paling emosionalnya.

Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *