Milenianews.com – Dunia mengenal Lionel Messi dari gol, trofi, dribel, dan angka-angka yang membuat statistik sepak bola terlihat seperti buku rapor yang tidak masuk akal. Namun, sebelum nama Messi menjadi merek global, ada seorang ayah yang sibuk memastikan anaknya bisa terus mengejar bola. Kini, ketika sorotan dunia masih tertuju pada sang megabintang, Messi justru harus menghadapi pertandingan yang tidak bisa dimenangkannya.
Baca juga:Â Messi Tampil Gemilang, Inter Miami Bungkam New England 2-1
Jorge Messi, ayah sekaligus sosok penting dalam perjalanan karier Lionel Messi, meninggal dunia pada usia 68 tahun setelah lama menghadapi masalah kesehatan. Jorge mengembuskan napas terakhir di sebuah rumah sakit di Rosario, Argentina, pada Jumat (7/8) sekitar pukul 22.00 waktu setempat.
Kabar tersebut pertama kali diberitakan media lokal Argentina sebelum dikonfirmasi Newell’s Old Boys, klub yang menjadi bagian penting dari masa kecil Messi.
Bukan Sekadar Ayah
Bagi Messi, Jorge bukan hanya orang tua. Ia merupakan salah satu figur yang berada di belakang layar ketika karier sang pemain mulai tumbuh.
Saat Messi masih bermain di Newell’s Old Boys, Jorge sudah mendampingi perjalanan putranya. Ketika Messi pindah ke Spanyol pada 2000 untuk bergabung dengan akademi Barcelona, La Masia, peran Jorge semakin besar.
Di kemudian hari, Jorge bertindak sebagai agen sekaligus pengelola berbagai urusan profesional dan bisnis Messi.
Jika Messi bertugas membuat lawan pusing di lapangan, Jorge lebih banyak bekerja di belakang layar. Tidak terlalu sering terlihat, tetapi pengaruhnya sulit diabaikan.
Mendampingi Messi Melewati Masa Sulit
Perjalanan keluarga Messi tidak selalu berisi kemenangan dan trofi. Jorge juga pernah mendampingi putranya ketika menghadapi persoalan hukum terkait pajak di Spanyol pada 2016.
Di tengah segala persoalan tersebut, hubungan ayah dan anak tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan Messi.
Jorge juga terus mengikuti perjalanan karier putranya ketika Messi meninggalkan Barcelona pada 2021 untuk bergabung dengan Paris Saint-Germain, sebelum kemudian melanjutkan karier ke Inter Miami.
Masalah kesehatan Jorge sebelumnya memang sempat menjadi perhatian, tetapi keluarga Messi memilih tidak menjadikannya konsumsi publik.
Kabar mengenai kondisinya kembali muncul ketika Messi sempat menangis setelah mencetak hat-trick untuk Argentina dalam pertandingan Piala Dunia melawan Aljazair di Kansas City.
Saat itu Messi mengatakan air matanya bukan berkaitan dengan sepak bola. Laporan media Argentina kemudian mengaitkannya dengan kondisi kesehatan sang ayah.
Kini kabar tersebut berujung pada duka yang jauh lebih nyata.
Newell’s Old Boys Kehilangan Salah Satu Pendukungnya
Newell’s Old Boys menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Jorge, termasuk Lionel Messi dan saudara-saudaranya.
Bagi klub tersebut, Jorge bukan sekadar ayah dari pemain yang kelak menjadi salah satu pesepak bola terbesar sepanjang masa. Ia juga dikenal sebagai pendukung berat Newell’s Old Boys.
Baca juga:Â Argentina Pesta Gol: Messi Hattrick, Bolivia Tak Berkutik
Kisah Jorge mengingatkan bahwa di balik seorang pesepak bola yang dipuja jutaan orang, ada keluarga yang ikut menanggung perjalanan panjang menuju kesuksesan.
Messi mungkin sudah memenangkan hampir semua trofi yang bisa dimenangkan seorang pemain sepak bola. Namun, kali ini tidak ada final, tidak ada adu penalti, dan tidak ada kesempatan melakukan comeback.
Yang tersisa hanyalah kenangan tentang seorang ayah yang pernah berdiri di belakang anaknya ketika dunia bahkan belum mengenal nama Lionel Messi.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.













