News  

LDR Zaman Dulu: Ini Buku “Letters to Milena” Karya Franz Kafka

Milenianews.com – Istilah LDR (Long Distance Relationship)  pasti sudah tidak asing di telinga para anak muda zaman sekarang. Kata yang menjelaskan berjalannya suatu hubungan dengan jarak yang terbilang jauh. Jika zaman sekarang menjalani LDR dengan Whatsapp, DM Instagram, atau Video Call. Maka LDR Zaman dulu menjalankannya dengan mengirim surat dan telegram yang mencapai hari hingga minggu untuk sampai.

Sebelum membahas kisah LDR Zaman dulu dalam buku “Letters to Milena” mari berkenalan dulu dengan Franz Kafka dan Milena Jesenská. Tokoh nyata yang akan menjadi pembahasan “Letters to Milena”.

Siapa itu Franz Kafka dan Milena Jesenská?

Melansir dari kafkamuseum.cz menjelaskan bahwa Franz Kafka adalah seorang penulis novel pada pertengahan abad ke-20. Lahir di kota Prague pada tahun 1883 dengan keluarga yahudi menengah. Kafka hidup sebagai karyawan kantoran dan menulis sebagai sampingannya. Semenjak tahun 1917 Kafka sudah mengidap penyakit parah yang ia derita selama 7 Tahun. Sampai pada 1924 Franz Kafka meninggal karena TBC. 

Baca juga: LSBPI MUI Gelar Workshop Menulis Cerpen Palestina: Menyuarakan Kemanusiaan dan Perlawanan Lewat Sastra

Milena Jesenská adalah seorang penulis, penerjemah, dan jurnalis. Lahir di kota Prague pada tahun 1896 dan hidup dengan menulis dan melawan okupansi Nazi atas Czechoslovakia. Berdasarkan Arolsen-Archive.org mengatakan bahwa pada umur 24 tahun Milena pertama menulis koran berita pada kantor Koran Prague di kota Vienna. Ia  juga bergabung dengan partai komunis Czechoslovakia, tapi dikeluarkan pada tahun 1936 karena menulis kritik tentang Stalinisme. Semasa hidupnya ia adalah seorang perempuan feminis yang bergabung dengan resistensi yang melawan okupansi Nazi. Pada tahun 1944, Milena meninggal dunia di Kamp Konsentrasi Nazi.

Kisah LDR Zaman Dulu antara Franz Kafka dan Milena Jesenská

Kafka dan Milena mengenal satu sama lain pertama kalinya saat Milena ingin menerjemahkan tulisan Kafka yang berjudul “The Stoker”. Semenjak saat itu, pada 1920 mereka sering bertukar surat teruntuk satu sama lain. Walaupun sudah memiliki pasangan. Milena yang menikah dengan Ernst Pollak. 

Seiring berjalannya waktu yang berawal dari saling mengirim surat sebagai teman. Isi dari surat-surat tersebut mulai mengandung emosi dan perasaan. Dari Kafka yang sering bercerita tentang kehidupannya dan juga penyakit yang ia miliki. Kafka sering menyatakan cintanya yang mendalam untuk Milena, dan menyayangkan Ernst Pollak yang tidak terlalu menghiraukan perasaan Milena dalam pernikahannya. 

Dalam salah satu suratnya, Kafka menyampaikan kepada Milena:

Then your Lovely Lovely telegram came, to comfort me against the night, my old enemy” 

Ilustrasi Menulis Surat untuk Menjalani LDR Zaman dulu. Sumber: Debby Hudson

Dalam surat itu Kafka menyatakan bahwa surat balasan dari Milena yang dapat menenangkan dirinya dari musuh besarnya yaitu malam. Kafka kerap merasakan kekhawatiran dan kesendirian mendalam salah satunya pada malam hari.

Dari buku tersebut, masih banyak apa Kafka nyatakan kepada Milena. Walaupun balasan dari Milena sudah tidak ada pada zaman sekarang karena, surat yang ia kirim untuk Kafka sudah habis terbakar. Tapi dengan membaca buku “Letters to Milena” kita dapat melihat apa yang Milena sampaikan berdasarkan balasan Kafka untuk Milena.

Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews

 Referensi: 

  1. http://kafkamuseum.cz 
  2. https://arolsen-archives.org/en/news/milena-jesenska-journalist-feminist-resistance-fighter/ https://medium.com/illumination/kafka-and-milena-188201db6d10
  3. https://unsplash.com/photos/purple-flowers-on-paper-DR31squbFoA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *