Milenianews.com, Jakarta – Di lintasan, pembalap dituntut melaju secepat mungkin. Namun, di Moto3 Junior World Championship 2026, kecepatan saja ternyata belum cukup untuk mengamankan hasil. Pebalap muda Indonesia, Kiandra Ramadhipa, sempat finis ketiga pada Race 1 di Sirkuit Misano, Italia, Minggu (18/10), sebelum penalti mengubah hasilnya. Situasi kemudian berubah lagi setelah Federasi Sepeda Motor Internasional (FIM) merevisi klasifikasi balapan.
Baca juga:Â Kiandra Ramadhipa Rebut Kemenangan Perdana di Red Bull MotoGP Rookies Cup
Penalti dan Kesalahan Sensor Jadi Sorotan
Kiandra memulai balapan dari pole position dan sempat bersaing di barisan depan. Ia kemudian mendapat Long Lap Penalty (LLP) setelah dinilai berulang kali melanggar batas lintasan. Karena hukuman itu tidak dijalankan hingga finis, waktu balapnya sempat ditambah enam detik sehingga ia turun ke posisi ke-10.
Namun, FIM kemudian merevisi hasil tersebut setelah menemukan kesalahan sensor lintasan di area antara Tikungan 1 dan Tikungan 2. Kiandra akhirnya ditempatkan di posisi keempat masih di luar podium, tetapi lebih baik daripada hasil penalti awal.
Peristiwa ini memperlihatkan betapa detail teknis dapat memengaruhi hasil balapan. Pembalap bukan hanya harus menjaga kecepatan dan posisi, tetapi juga mematuhi aturan lintasan serta menjalankan hukuman sesuai ketentuan.
Bagi Kiandra, hasil akhir di Misano menjadi pelajaran penting dalam persaingan internasional.
Baca juga:Â Maximo Quiles Kunci Gelar Juara Dunia Moto3 2026 di Mandalika, Veda Ega Finis Keenam
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.









