Milenianews.com, Jakarta – Kuliah sambil aktif berorganisasi mungkin sudah biasa. Tapi kuliah sambil serius menekuni bela diri? Nah, itu baru beda cerita. Kegiatan itu dijalani Musyafa Anasrullah, mahasiswa semester 2 Program Studi Software Engineering (Rekayasa Perangkat Lunak), Fakultas Teknik & Informatika, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Margonda, Depok.
Di tengah tugas coding, deadline kampus, dan aktivitas mahasiswa lainnya, Musyafa justru memilih menantang dirinya lewat olahraga taekwondo. Menariknya, perjalanan ini bukan dimulai sejak kecil. Ia baru mulai menekuni taekwondo sejak awal semester.
“Aku tertarik karena taekwondo ngajarin disiplin, mental yang kuat, dan teknik bela diri yang bermanfaat,” ujarnya, saat diwawancarai lewat WhatsApp, Jumat (29/5).
Baca juga: Gokil! Mahasiswa UBSI Anita Tri Ariani Putri Raih Juara 3 Kyourugi Senior di Pancasila Cup 2
Sebelum terjun ke dunia taekwondo, Musyafa ternyata sudah punya pengalaman di dunia bela diri. Selama tiga tahun, ia aktif mengikuti muaythai. Bekal itu membuat dirinya lebih siap menghadapi latihan keras dan tekanan saat bertanding.
Bagi Musyafa, latihan bukan sekadar datang lalu pulang. Persiapan menuju pertandingan dijalaninya dengan serius. Mulai dari latihan fisik, teknik, sparring, sampai menjaga pola makan dan istirahat agar tubuh tetap fit saat bertanding.
Meski begitu, perjalanan latihannya nggak selalu mulus. Tantangan terbesar yang ia rasakan justru soal menjaga konsistensi.
“Yang paling susah itu konsisten dan tetap persisten latihan,” katanya.
Namun semua rasa capek itu akhirnya terbayar. Musyafa mengaku sangat bersyukur dan bangga karena usaha yang dijalani selama ini bisa menghasilkan pencapaian yang membanggakan.
“Aku senang karena latihan dan usaha selama ini akhirnya membuahkan hasil yang baik,” ungkapnya.
Di balik semangat bertandingnya, Musyafa juga punya pesan yang relate banget buat mahasiswa zaman sekarang. Menurutnya, anak muda jangan cuma jadi penonton prestasi orang lain.
Baca juga: Raya and The Last Dragon Pakai Seni Beladiri Pencak Silat
“Coba keluar dari zona nyaman, berani capek, berani gagal, dan tunjukin kalau mahasiswa juga bisa berprestasi di akademik maupun non-akademik,” pesannya.
Baginya, hasil besar nggak datang secara instan. Semua butuh usaha yang konsisten dan mental yang kuat. Dan dari sosok Musyafa, satu hal yang bisa dipelajari: sibuk kuliah bukan alasan untuk berhenti berkembang.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.













