Milenianews.com, Jember– Dakwah di pelosok bukanlah tugas yang mudah. Para dai dan guru ngaji harus menghadapi berbagai tantangan, mulai dari akses yang sulit hingga minimnya fasilitas. Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka, Laznas BMH menyalurkan bingkisan khusus untuk para dai dan guru ngaji binaan di Masjid Adh-Dhuha Hidayatullah, Jember.
Acara ini menjadi moment istimewa bagi para penerima manfaat. Ustadz Amin Jakfar, salah satu dai yang menerima bingkisan, mengungkapkan rasa syukurnya,
“Alhamdulillah, bingkisan ini sangat berarti bagi kami. Terima kasih kepada BMH dan para donatur yang peduli dengan perjuangan kami di pelosok. Semoga menjadi amal jariyah yang mengalir tanpa henti,” ujarnya.
Program ini merupakan bagian dari komitmen BMH dalam mendukung keberlanjutan dakwah dan pendidikan Islam di daerah terpencil. Selain memberikan bantuan, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi untuk mempererat ukhuwah antara para da’i dan penggiat dakwah lainnya.
Imam Muslim, kepala Divisi Program dan Pendayagunaan BMH Jawa Timur, menyampaikan bahwa para da’i dan guru ngaji adalah ujung tombak dalam menyebarkan nilai-nilai Islam di tengah masyarakat.
Baca Juga : BMH Salurkan 2.031 Bingkisan untuk Dai Se-Jawa Timur, Wujud Apresiasi untuk Pejuang Dakwah
“Kami berharap dengan adanya bingkisan ini, mereka semakin semangat dalam mendidik dan membimbing umat, khususnya di wilayah pelosok,” kata Imam Muslim.
BMH mengajak seluruh masyarakat untuk terus berkontribusi dalam mendukung perjuangan para dai dan guru ngaji, agar dakwah di pedalaman tetap hidup dan berkembang.