Milenianews.com, Jakarta – Pasar saham kembali membuat investor menahan napas. Baru perdagangan dibuka, IHSG langsung terjun 8 persen hingga Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan transaksi sementara. Pada Jumat (16/10), indeks dibuka melemah 8,01 persen ke level 5.393,92, di tengah kekhawatiran investor setelah MSCI mengusulkan perubahan klasifikasi pasar modal Indonesia menjadi standalone market.
Trading halt bukan berarti bursa bangkrut atau perdagangan ditutup permanen. Mekanisme ini menghentikan transaksi sementara ketika penurunan IHSG melewati ambang yang ditentukan, sehingga investor memiliki waktu untuk mencerna situasi. Namun, jeda perdagangan tentu tidak otomatis membuat harga saham kembali tenang.
Baca juga: Ketakutan akan Corona Merosot, IHSG Naik 37 Poin
MSCI Jadi Sumber Kekhawatiran
MSCI, penyedia indeks saham global, membuka konsultasi untuk mengubah status Indonesia dari emerging market menjadi standalone market. Usulan tersebut muncul karena kekhawatiran mengenai transparansi kepemilikan saham, keterbukaan informasi, dan dugaan perdagangan terkoordinasi yang dinilai mengganggu kepercayaan investor.
Keputusan final belum ditetapkan. MSCI menyatakan hasil konsultasi akan diumumkan paling lambat akhir Juni 2027. Meski demikian, rencana tersebut sudah cukup memicu tekanan jual besar di pasar saham Indonesia.
Trading Halt Bukan Obat untuk Semua Masalah
Penghentian perdagangan bukan hal baru di Indonesia. Mekanisme serupa pernah digunakan ketika pasar menghadapi tekanan besar, termasuk saat pandemi COVID-19 pada 2020 dan gejolak pasar pada 2025. Bedanya, kali ini tekanan kembali menyoroti persoalan mendasar: kepercayaan investor terhadap tata kelola pasar modal.
Baca juga: Di Tengah Tekanan IHSG, Saham BUMI Tunjukkan Sinyal Kebangkitan
Bursa boleh menghentikan perdagangan selama 30 menit, tetapi kepercayaan tidak bisa dipulihkan dengan menekan tombol jeda. Selama transparansi dan kepastian aturan masih menjadi pertanyaan, pasar akan tetap rentan terhadap kepanikan. Pada akhirnya, yang dibutuhkan bukan sekadar waktu untuk menenangkan transaksi, melainkan bukti nyata bahwa pasar saham Indonesia layak dipercaya.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.













