Sekolah Bosowa Bina Insani Gelar Sosialisasi School  Immersion Program ke Perth, Australia

Sekolah Bosowa Bina Insani (SBBI) menggelar acara sosialisasi School Immersion Program ke Perth, Selasa (15/10/2026). CAO Project Development Bosowa School yang juga CAO Sekolah Bosowa Al-Azhar Cilegon (SBAC) Eko Arianto memberikan penjelasan. (Foto: Dok SBBI)

Milenianews.com, Bogor— Sekolah Bosowa Bina Insani (SBBI) menggelar acara sosialisasi School Immersion Program ke Perth, Australia. Acara tersebut diadakan di Aula SMA Bosowa Bina Insani, Bogor, Selasa (15/10/2026), dan diikuti oleh para orang tua murid SMP dan SMA Bosowa Bina Insani (BBI).

Acara sosialisasi School Immersion Program itu dihadiri oleh Chief Academic Academic (CAO)  Project Project Development Bosowa School yang juga CAO Sekolah Bosowa Al-Azhar Cilegon (SBAC) Eko Arianto, CAO  SBBI,  Haposan Andy Citra,  para PIC (Penanggung Jawab) Bosowa School, Head of Project & Development Bosowa School, Dedi Supriyadi, serta Kepala Sekolah SMP BBI, Ujang Ridwan Hakim, dan Kepala  Sekolah SMA BBI, Muhammad Nasir Rusunah.

CAO  SBBI,  Haposan Andy Citra.

CAO Project Development Bosowa School yang juga CAO Sekolah Bosowa Al-Azhar Cilegon (SBAC) Eko Arianto mengatakan, Bosowa School menerapkan Kurikulum Cambridge, selain Kurikulum Nasional.

“Untuk mendukung Cambridge  International School, maka jaringan sekolah yang bernaung di bawah Bosowa School, yakni SBBI, SBAC, Bosowa School Makassar (BSM) dan Sekolah Alam Bosowa (SAB) Makassar, mengadakan program  yang mendukung Kurikulum Cambridge tersebut. Program tersebut, antara lain Immersion dan Homestay. Immersion Program  dan Homestay  merupakan salah satu keunggulan Bosowa School di 3 kota: Bogor, Cilegon, dan Makassar,” kata Eko Arianto.

Baca Juga : Siswa Sekolah Bosowa Bina Insani dan Bosowa School Makassar Sukses Laksanakan  School Immersion Program di Australia

CAO SBBI, Haposan Andy mengatakan, Immersion Program dan Homestay  merupakan bagian dari ikhtiar sekolah  untuk para siswa sebagai bekal meraih masa depan yang lebih baik. Melalui Immersion Program dan Homestay, para siswa  teruji mentalnya dan terbentuk kemandiriannya. “Kegiatan Immersion Program dan Homestay membekali wawasan global siswa. Mereka jadi teriasa dengan lingkungan citizen global. Mereka bulan jalan-jalan, tapi benar-benar belajar: visit kampus maupun duduk di sekolah di luar negeri. Dengan demikian mereka bertambah pengalaman dan mental mandiri. Sehingga, mereka mampu berdiri sendiri,” kata Haposan Andy Citra.

Head of Project & Development Bosowa School, Dedi Supriyadi, mengatakan, kegiatan School Immersion Program ke Perth akan dilaksanakan pada tanggal 1 s.d. Mei 2027. Pesertanya kelas 8 SMP dan kelas 11 SMA. Immersion Program akan dilaksanakan di kota Perth Western Australia.

Adonta Education sebagai bagian dari PT Adonta Lintas Dunia  yg terpilih kembali sebagai vendor penyelenggara perjalanan pendidikan dan pengalaman edukasi School Immersion Program Bosowa School tahun ini, setelah tahun lalu sukses menyelenggarakan kegiatan yang sama.

Yogi sebagai Direktur Operasional Adonta Education yang bertanggung jawab menangani School Immersion Program, mengatakan, Immersion Program  bukan jalan-jalan. “Immersion Program adalah program sekolah  untuk siswa belajar. Contohnya, siswa SMA peserta Immersion Program  fokusnya  kunjungan ke universitas-universitas  untuk merasakan langsung situasi perkuiahan di kampus-kampus tersebut,” kata Yogi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *