Silas Sims, Bocah 11 Tahun Wakili Indonesia dan Juara Dunia ADCC Youth 2026

Silas Sims, yang memiliki dua kewarganegaraan, Indonesia dan Amerika Serikat, berhasil membawa nama Indonesia di panggung dunia melalui olahraga bela diri Brazil jiu-jitsu. (Dok. Instagram @silas_sims_jitsu)

Milenianews.com, Jakarta – Usianya baru 11 tahun, tetapi Silas Sims sudah memilih satu hal yang bahkan tak selalu mudah diputuskan orang dewasa yaitu untuk siapa ia bertanding. Memiliki kewarganegaraan Indonesia dan Amerika Serikat, Silas memilih mengenakan Merah Putih dan mewakili Indonesia di ajang ADCC Youth World Championship 2026.

Pilihan itu berbuah sejarah. Silas menjadi anak Indonesia sekaligus orang Indonesia pertama yang menjuarai ADCC Youth World Championship.

Baca juga: Bilal Hasan Raih Kontrak UFC Usai Menang TKO 45 Detik di Dana White’s Contender Series

Pilih Indonesia dengan Bangga

Menurut sang ibu, Rie Sims, keputusan membela Indonesia berasal dari keinginan Silas sendiri. Ia bahkan menggunakan nama “Silas Sang Pejuang” dengan logo Garuda.

Gelar tersebut juga bukan prestasi internasional pertamanya. Sebelumnya, Silas telah meraih dua gelar juara dunia IBJJF.

Mulai Jiu-Jitsu Sejak Usia Enam Tahun

Silas mulai berlatih jiu-jitsu pada 2021 bersama adiknya. Tiga bulan kemudian, ia sudah mengikuti kompetisi pertamanya di San Diego dan meraih medali perak.

Untuk lolos ke ADCC Youth World Championship, Silas harus mengumpulkan poin dari berbagai seri ADCC Open. Hanya 20 atlet terbaik di setiap kategori yang berhak tampil di kejuaraan dunia.

Sekolah Tetap Nomor Satu

Meski serius berlatih, pendidikan tetap menjadi prioritas. Silas menjalani latihan setelah sekolah dan menggunakan sistem pembelajaran hybrid ketika harus bertanding ke luar negeri.

Ia juga tidak menganggap jiu-jitsu sekadar olahraga fisik. Baginya, pertandingan seperti bermain catur karena membutuhkan strategi dan keputusan cepat.

Baca juga: Mantan Petinju Puerto Rico Prichard Colón Meninggal Dunia di Usia 33 Tahun

Selama bertahun-tahun, keluarga Silas menanggung sendiri biaya perjalanan, pertandingan, perlengkapan, dan pelatih. Mereka memilih tidak mengejar sponsor agar Silas tidak terbebani tuntutan untuk selalu menang.

Setelah menjadi juara dunia, Silas tetap punya mimpi lain menjadi pilot pesawat jet, terus berlatih jiu-jitsu, dan suatu hari menjadi pelatih.

Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *