Milenianews.com, Medan– Upaya menghidupkan kembali aktivitas organisasi Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) di Sumatera Utara mulai memasuki babak baru. Silaturahmi Dewan Pengurus Pusat (DPP) IAEI dengan akademisi ekonomi syariah dari berbagai perguruan tinggi di Sumatera Utara menghasilkan pembentukan tim formatur persiapan Musyawarah Wilayah (Muswil) untuk membentuk kepengurusan baru DPW IAEI Sumatera Utara.
Pertemuan tersebut berlangsung pada Kamis, 16 Juli 2026, di Gedung Auditorium Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), Medan. Kegiatan dihadiri 37 dosen dan akademisi ekonomi Islam dari 15 perguruan tinggi di Sumatera Utara.
Silaturahmi ini menjadi bagian dari upaya konsolidasi DPP IAEI untuk mengaktifkan kembali kepengurusan IAEI Sumatera Utara yang selama ini dinilai belum berjalan secara optimal. Kepengurusan sebelumnya bahkan telah berlangsung selama belasan tahun tanpa dilakukan pembaruan kepengurusan secara efektif.

Wakil Ketua Harian IAEI, Agustianto Mingka, hadir mewakili DPP IAEI Pusat. Dalam kesempatan tersebut, Agustianto memaparkan profil IAEI, visi dan misi organisasi, program kerja, agenda ke depan, serta struktur kepengurusan IAEI Pusat periode ini
Menurut Agustianto, konsolidasi akademisi ekonomi Islam di daerah merupakan langkah penting untuk memperkuat peran IAEI dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.
“IAEI harus menjadi rumah besar bagi para akademisi, peneliti, praktisi, dan pemikir ekonomi Islam untuk bersama-sama mengembangkan ekonomi syariah di Indonesia,” ujar Agustianto dalam pertemuan tersebut.
Silaturahmi akademisi ekonomi syariah tersebut dihadiri perwakilan dari berbagai perguruan tinggi di Sumatera Utara, antara lain Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), Universitas Al Washliyah, Universitas Harapan Medan, Universitas Negeri Medan (UNIMED), Universitas Dharmawangsa, Universitas Medan Area, Universitas Panca Budi, Politeknik Negeri Medan, STAI Al-Islahiyah Binjai, STAIN Mandailing Natal (STAIN Madina), STEBIS Al-Ulum Terpadu Medan, serta UMN Al Washliyah.
Selain para utusan perguruan tinggi, forum tersebut juga dihadiri pengurus dan alumni Program Doktor Ekonomi Islam UIN Sumatera Utara.
Dalam pertemuan itu disepakati pembentukan tim formatur persiapan Muswil DPW IAEI Sumatera Utara. Tim tersebut akan melibatkan perwakilan dari berbagai perguruan tinggi dan akademisi ekonomi Islam di Sumatera Utara.
Baca Juga : Dr. Handi Rizya Idris., M.Ec: Sudah Selayaknya IAEI Kembali ke Kampus
Sebanyak 37 dosen dan akademisi yang hadir diharapkan menjadi bagian dari proses konsolidasi dan persiapan pembentukan kepengurusan baru IAEI Sumatera Utara.
Pembentukan tim persiapan Muswil ini dinilai menjadi langkah awal untuk membangun kembali eksistensi IAEI Sumatera Utara sebagai wadah akademisi ekonomi Islam dalam mendorong pengembangan ilmu pengetahuan, riset, pendidikan, serta penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di Sumatera Utara.
Dengan dukungan akademisi dari berbagai perguruan tinggi, IAEI Sumatera Utara diharapkan dapat kembali berperan aktif dalam menjawab berbagai tantangan dan peluang pengembangan ekonomi syariah di tingkat regional maupun nasional.








