Yayasan Perguruan Al-Iman Mengawali Tahun Ajaran Baru dengan Semangat Baru dan Pimpinan Baru

Yayasan Perguruan Al-Iman, Bojonggede, Bogor, menggelar rapat kerja dan pelantikan pimpinan sekolah Al-Iman yang baru ini dilaksanakan pada Rabu, 1 Juli 2026 dan dihadiri oleh guru TK, SD,SMP dan jajaran pengurus Yayasan Perguruan Al-Iman, Rabu (1/7/2026). Ketua Yayasan Perguruan Al-Iman, H.E. Afrizal Rusdi. (Foto: Dok Yayasan Perguruan Al-Iman).

Milenianews.com, Bogor– Sebagai langkah awal untuk meningkatkan mutu pendidikan yang lebih baik, Yayasan Perguruan Al-Iman, Bojonggede, Bogor,  terus berupaya meningkatkan kualitas jajaran pimpinannya dengan mengangkat pejabat manajerial dan fungsional, hal ini dilakukan untuk mendorong terjadinya transformasi yang lebih inovatif dan berkemajuan.

Rapat kerja dan pelantikan pimpinan sekolah Al-Iman yang baru ini dilaksanakan pada Rabu, 1 Juli 2026 dan dihadiri oleh guru TK, SD,SMP dan jajaran pengurus Yayasan Perguruan Al-Iman.

“Pelantikan  pimpinan baru ini menjadi wujud nyata dedikasi dalam memperkuat kualitas layanan pendidikan di Al-Iman,” kata Ketua Yayasan Perguruan Al-Iman, H.E. Afrizal Rusdi.

Baca Juga : Al-Iman Islamic School Terus Benahi dan Evaluasi Kinerja Guru

Ia menambahkan, keberhasilan dalam meningkatkan mutu pendidikan Al-Iman memerlukan komitmen dan kerjasama yang kuat dari semua pihak, khususnya para pimpinan sekolah,  guru dan pengurus yayasan.

Sayyid  Kelana (kiri), Kepala Bidang Humas, Promosi dan Publikasi Yayasan Perguruan Al-Iman.

Adapun nama pejabat yang baru dilantik  adalah:

  1. Ai Nuhasanah (Kepala Unit Penjaminan Mutu Pendidikan)
  2. Hafid Kamil (Kepala Unit Al-Iman Quran Center)
  3. Sayyid  Kelana (Kepala Bidang Humas, Promosi dan Publikasi)
  4. Sri Fitri Kurnia (Kepala Sekolah SMP)
  5. Nurita (Kepala Sekolah SD)
  6. Evi Susanti (Kepala TK)

“Selamat kepada pejabat yang telah dilantik.  Setiap guru memiliki kekuatan luar biasa untuk menanamkan nilai moral, membuka wawasan baru, dan mencetak generasi unggul yang beradab.  Mengajar bukan sekedar mengisi wadah  kosong,  melainkan menyalakan api rasa ingin tahu dan semangat belajar di dalam diri anak,” kata Afrizal Rusdi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *