Milenianews.com, Bogor—Motivator nasional Ir. Jamil Azzaini tampil di acara Pelepasan Siswa Kelas IX Angkatan 32 SMP Bina Insani yang digelar di IPB International Convention Center (IPB ICC), Bogor, Minggu (21/6/2026). Dalam sesi interaktif tersebut, Jamil Azzaini memberikan formula sukses kepada siswa-siswi Angkatan 32 tersebut yang disebutnya dengan “IKP”.
Pertama, I, singkatan dari Impian. “Sejak tamat SMP, kalian harus sudah punya Impian mau jadi apa. Punya impian itu sangat penting karena menentukan hormon yang mempengaruhi hidup kita, mempengaruhi sel-sel dalam hidup kita,” kata Jamil Azzaini.
Ia menambahkan, “Setelah punya impian, kita harus yakin bahwa Tuhan pasti memberikan pertolongan kepada kita untuk meraih impian tersebut. Kita harus selalu berprasangka baik kepada Allah. Sebab, Tuhan itu tergantung prasangka hamba-Nya. Seperti dikatakan dalam salah satu Hadits Qudsi, ‘Aku sesuai dengan prasangka hamba-Ku kepada-Ku’. Hadis ini menekankan pentingnya berbaik sangka kepada Allah dan bahwa balasan-Nya sesuai dengan harapan dan keyakinan hamba,” ujarnya.


Kedua, K, singkatan dari Karakter. “Punya impian saja tidak cukup. Kita harus punya karakter yang baik, antara lain integritas dan disiplin,” kata Jamil Azzaini.
Ia mengutip sebuah hasil penelitian internasional tentang 30 faktor penentu sukses. Ternyata nilai ijazah atau akademik menduduki peringkat ke-30, sedangkan peringkat pertama adalah integritas (katakter). Ini bukan berarti bahwa nilai akademik tidak penting. Tetap penting, tapi berada di posisi terakhir. Yang justru paling penting adalah memiliki karakter yang baik, terutama berupa integritas dan disiplin. Karakter paling dominan kalau ingin sukses adalah integritas dan disiplin. Termasuk disiplin waktu dan disiplin menepati janji kepada orang lain,” tegasnya.
Baca Juga : Pelepasan Siswa Angkatan 32 SMP Bina Insani, Pesan Kepala Sekolah: Jagalah Shalat, Jagalah Aurat
Ketiga, P, singkatan dari Persahabatan. “Sahabat dan lingkungan itu sangat penting. Teman-teman dan lingkungan kita menentukan masa depan kita. Seperti hadis Nabi, ‘Perumpamaan teman bergaul yang saleh dan teman bergaul yang buruk adalah bagaikan penjual minyak wangi dan pandai besi. Penjual minyak wangi itu antara dia akan memberimu atau engkau akan membeli darinya, atau paling tidak engkau bisa mendapatkan darinya aroma yang wangi. Sedangkan pandai besi, bisa jadi dia akan membakar pakaianmu atau engkau akan mendapatkan aroma tidak sedap darinya,” kata Jamil Azzaini.
“Karena itu, kamu harus mengenali teman-teman kamu. Hati-hati berteman. Carilah teman yang baik,” ujarnya seraya mengundang para siswa menunjukkan lima teman terbaiknya, dan mempersiapkan salah satu kelompok tersebut untuk naik ke panggung.
Di akhir presentasinya, Jamil Azzaini menegaskan: “Rumus sukses ini saya namakan IKP: Impian, Karakter dan Persahabatan.”


Acara Pelepasan Siswa Kelas IX Angkatan 32 Tahun Ajaran 2025/2026 dihadiri oleh Sekda Kota Bogor Denny Mulyadi S.E., Ketua Yayasan Bosowa Bina Insani (YBBI) Asrul Hidayat St., MT., Sekretaris Yayasan Bosowa Bina Insani Dra. Dedeh Soeria Atmadja, Chief Executive Officer (CAO) of Sekolah Bosowa Bina Insani Haposan Andi Citra M.Pd., Executive Principal (EP) of Sekolah Bosowa Bina Insani Yudi Oktiadi Nugraha, Head Of Finance and supporting , Bapak Adriyadi Lingga, para Penanggung Jawab (PIC) Tim Research and Development (R & D) Bosowa School, para Kepala Sekolah di lingkungan Sekolah Bosowa Bina Insani dari jenjang KB-TK, SD, SMP dan SMA, para Ketua Komite Sekolah atau Parents Association Bosowa Bina Insani (PABB) dari unit KB-TK, SD, SMP, dan SMA, Ketua Panitia Pelepasan, Endah Ratna Purbasari, SE, seluruh dewan guru dan staf tata usaha SMP Bina Insani Bogor, dan tentu saja para orang tua murid kelas IX SMP Bina Insani Angkatan 32.














