Sekolah Bosowa Bina Insani Rutin Gelar Kajian Islam untuk Orang Tua, Alumni, dan Masyarakat Umum

Para pengurus Majelis Taklim Al Ikhlas Bosowa Bina Insani berfoto bersama Ustadz Samsam dan Dedeh Soeria Atmadja (Sekretaris Yayasan Bosowa Bina Insani). (Foto: Dok SBBI)

Milenianews.com, Bogor–  Dalam upaya memperkuat pendidikan karakter dan nilai-nilai keislaman di lingkungan sekolah, Sekolah Bosowa Bina Insani secara konsisten menggelar Kajian Islam Rutin yang terbuka bagi seluruh orang tua murid, alumni, dan masyarakat umum.

Kegiatan yang dilaksanakan setiap hari Jumat, dua kali dalam satu bulan ini menjadi wadah bagi para peserta untuk memperdalam ilmu agama sekaligus mempererat tali silaturahmi antarkeluarga besar Sekolah Bosowa Bina Insani, Bogor.

Ketua Majelis Taklim Al Ikhlas Bosowa Bina Insani, Ibu Dwi Ayu Namira, mengatakan bahwa kajian ini merupakan salah satu program pembinaan yang ditujukan bagi seluruh orang tua murid dari unit TK, SD, SMP, hingga SMA Bosowa Bina Insani. Selain itu, kegiatan ini juga terbuka bagi para alumni serta masyarakat umum yang ingin menambah wawasan keislaman. Para pengurus Majelis Taklim juga para orang tua murid perwakilan dari Unit TK, SD, SMP dan SMA Bosowa Bina Insani.

“Kajian ini kami hadirkan sebagai sarana mempererat ukhuwah Islamiyah, memperluas ilmu agama, serta membangun sinergi antara sekolah, orang tua, alumni, dan masyarakat. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi bekal dalam membentuk keluarga yang harmonis, berakhlak mulia, dan senantiasa menjadikan nilai-nilai Islam sebagai pedoman kehidupan,” ujar Dwi Ayu Namira, Jumat (7/8/2026).

Pada pelaksanaannya, kami mengadakan kajian di Mesjid Al Ikhlas Bosowa Bina Insani,  kajian pekan pertama setiap bulan menghadirkan Ustadz Samsam yang membawakan materi Fiqih Wanita, membahas berbagai persoalan ibadah dan kehidupan muslimah berdasarkan Al-Qur’an dan As-Sunnah. Sementara pada pekan kedua, Majelis Taklim menghadirkan ustaz pilihan dengan tema-tema keislaman yang beragam dan relevan dengan tantangan kehidupan masa kini.

Sementara itu, Ustadz Samsam menjelaskan bahwa mempelajari fiqih merupakan kewajiban setiap muslim agar mampu menjalankan ibadah dengan benar sesuai tuntunan Rasulullah SAW.

“Ilmu fiqih bukan hanya untuk diketahui, tetapi juga diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memahami hukum-hukum Islam secara benar, seorang muslimah akan lebih tenang dalam beribadah, lebih bijaksana dalam menjalankan perannya di dalam keluarga, serta mampu menjadi teladan bagi generasi penerus,” jelas Ustadz Samsam.

Melalui program kajian rutin ini, Bosowa Bina Insani berharap dapat terus menghadirkan ruang pembelajaran yang bermanfaat bagi masyarakat serta memperkuat peran sekolah sebagai pusat pendidikan yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga dalam pembinaan spiritual dan akhlak mulia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *